Samosir-Mediadelegasi: Bupati Samosir Vandiko Gultom melalui Plt. Kadis Pertanian Andri P. Limbong, melakukan peninjauan dan verifikasi terkait dengan adanya isu penyelewengan harga pupuk bersubsidi, yang terjadi di Kecamatan Onan Runggu pada, Selasa (25/1/2022) kemarin.
Dalam peninjauan tersebut bersamai Kabid Kominfo, Kabid Perdagangan Dinas Koperindag, Kabag Perekonomian, Camat Onan Runggu dan Distributor Pupuk bersubsidi Hemat Sagala.
Menanggapi isu yang beredar dimana harga pupuk subsidi dikawasan onan runggu sebesar 200 ribu per 50 kg, Plt. Kadis Pertanian langsung meninjau lokasi untuk meluruskan informasi yang beredar. Sebelum pelaksanaan survei dilaksanakan rapat terkait kebenaran informasi yang beredar di media sosial dengan pemerhati petani, Camat Onan Runggu, pemilik kios wilayah onan runggu, dan insan pers.
Setelah pelaksanaan rapat, Bupati Samosir melalui Plt. Kadis Pertanian langsung berdialog dengan masyarakat kelompok tani, terkait harga pupuk bersubsidi dan permasalahan yang ada di wilayah onan runggu.
Dalam dialog interaktif tersebut, anggota kelompok tani Saoloan dan Dosroha menyebutkan bahwa telah membeli pupuk dari kios luar wilayah onan runggu, dengan harga 200 ribu pupuk ponska dan 150 ribu pupuk urea, serta permasalahan yang terjadi dalam keanggotaan kelompok tani.
Menanggapi hal tersebut, Hemat Sagala selaku distributor pupuk subsidi se-Kabupaten Samosir menyampaikan bahwa, salah satu syarat untuk mendapatkan pupuk bersubsidi harus menjadi anggota kelompok tani, dan masih banyak petani belum masuk kelompok tani.