Medan-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan kafilah Sumut yang berhasil menembus peringkat lima besar pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke-31 yang digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah. Capaian ini dinilai telah memenuhi target yang ditetapkan sekaligus menjadi pijakan kuat untuk meraih prestasi lebih gemilang pada penyelenggaraan mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat menerima para qori, qoriah, dan rombongan kafilah Sumut di Anjungan Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (30/9/2026). Pertemuan ini menjadi momen penghormatan sekaligus penyemangat bagi para peserta yang telah berjuang mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
“Alhamdulillah target lima besar tercapai, ini luar biasa,” ujar Bobby dengan nada bangga. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar angka peringkat, melainkan bukti kesungguhan, ketekunan, serta bakti para peserta dalam menjaga dan mengembangkan syiar Alqur’an di tanah kelahirannya.
Bobby menyampaikan keyakinan penuh bahwa prestasi yang diraih saat ini dapat ditingkatkan pada penyelenggaraan MTQ Nasional berikutnya. Untuk itu, ia menekankan pentingnya persiapan yang direncanakan secara matang, terarah, dan berkelanjutan, dengan jaminan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Menurut Bobby, keikutsertaan Sumut dalam MTQ Nasional tidak semata-mata bertujuan meraih piala atau peringkat. Lebih mendasar, ajang ini menjadi sarana menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Alqur’an, mendekatkan diri pada nilai-nilai luhur kitab suci, serta membawa keberkahan bagi seluruh warga Sumatera Utara.
Pemprov Sumut juga membuka ruang selebar-lebarnya bagi masukan dan usulan program dari para qori dan qoriah. Berbagai ide dan saran yang disampaikan akan didengar dan dipertimbangkan guna memperbaiki proses penjaringan peserta, peningkatan kualitas pembinaan, hingga penguatan syiar Alqur’an di seluruh kabupaten dan kota se-Sumut.
Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Sumut Muhammad Yasir Tanjung menyebut capaian kali ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan perolehan pada tahun-tahun sebelumnya. Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Sumut telah menyalurkan penghargaan berupa bonus kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi yang nyata.
Besaran bonus yang diberikan sangat menggembirakan: juara pertama menerima Rp100 juta, juara kedua Rp75 juta, juara ketiga Rp50 juta, juara harapan pertama Rp10 juta, juara harapan kedua Rp7,5 juta, dan juara harapan ketiga Rp5 juta. Pemberian ini diharapkan menjadi dorongan semangat sekaligus penghargaan atas kerja keras dan bakti para peserta.
“Pada MTQ ke-31 ini Sumut meraih perolehan yaitu tiga juara satu, dua juara dua, dua juara tiga, serta juara harapan satu, dua, dan tiga,” papar Yasir. Perolehan menyeluruh ini menegaskan bahwa kekuatan tilawatil Quran di Sumut tersebar merata dan didukung banyak peserta berbakat.
Yasir mengapresiasi dukungan konsisten yang diberikan Gubernur Bobby Nasution sejak persiapan, keberangkatan, hingga kepulangan kafilah. Dukungan tersebut menjadi motivasi besar bagi para qori dan qoriah untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah di panggung nasional.
Mengingat MTQ Nasional kini diselenggarakan setiap tahun, penyelenggaraan berikutnya pada 2027 akan berlangsung di DKI Jakarta. LPTQ Sumut bertekad segera menyusun langkah persiapan lebih dini dan terpadu agar prestasi Sumut dapat naik ke peringkat tiga atau empat besar nasional.
Bersama Pemprov Sumut, LPTQ akan memperkuat pembinaan sejak tingkat kecamatan dan kabupaten/kota, memperbaiki metode pelatihan, serta memperluas jangkauan pencarian bakat. Targetnya jelas: membawa Sumut semakin unggul dan menjadi kekuatan utama syiar Alqur’an di kancah nasional. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Andre S
Editor : Alan







