Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk berharap pelaksanaan even setiap tahunnya harus tetap dievaluasi agar lebih baik.
“Kita akan kaji lebih lanjut usulan yang di berikan masyarakat, mudah-mudahan dapat kita realisasikan,” ucapnya.
Tokoh masyarakat Kecamatan Palipi yang juga mantan Wabup Kabupaten Samosir, Juang Sinaga memberi apresiasi kepada Pemkab Samosir atas penyelenggaraan even ini. “Kami dari masyarakat, dan seluruh bius menyambut baik even ini dan kami bersukacita,” kata Juang.
Juang berharap, pesta budaya ini dapat memacu geliat pariwisata semakin berkembang khususnya di Kecamatan Palipi .
Dengan penghargaan yang diberikan Pemkab Samosir, Juang mengajak masyarakat Kecamatan Palipi berbenah menjadi daerah wisata yang berkelanjutan.
Ketua Lembaga Adat dan Budaya (LAB) Kabupaten Samosir, Pantas M. Sinaga menyampaikan Horja Bius dilaksanakan tidak semata-mata hanya kegiatan rutin. “Kegiatan ini tidak hanya rutinitas, yang utama adalah melestarikan adat dan budaya yang ada di tanah batak,” ungkapnya.
Untuk itu, Pantas memohon dukungan dari pemerintah agar tetap mendukung kegiatan pelestarian budaya tersebut setiap tahunnya.
Mewakili Forkopimda, Anggota DPRD Samosir Noni S Situmorang meminta agar Pemkab Samosir mendukung Onan Sipulo (lokasi acara) dijadikan rest area wisata Kabupaten Samosir.
“Kami dari DPRD siap mendukung, agar pariwisata di daerah Palipi, Sitiotio, Nainggolan dan Onanrunggu semakin berkembang. Acara ini sangat penting kita lakukan untuk menjaga generasi muda kita, supaya tidak terlindas perkembangan jaman,” ucap Noni.
Event ini akan berlangsung selama dua hari, hari kedua Sabtu (04/10/2025) dilanjutkan dengan Festival Gondang Naposo yang diikuti Naposo dari seluruh Kecamatan se-Kabupaten Samosir.D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
j








