Koperasi Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa di Sumut

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Pratiwi Mulya Ningrum, di Koperasi Merah Putih Desa Medan Krio, kecamatan Sunggal,  Rabu (11/3/2026). Foto: Ist.

Kabid Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Pratiwi Mulya Ningrum, di Koperasi Merah Putih Desa Medan Krio, kecamatan Sunggal, Rabu (11/3/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong penguatan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu pilar penting dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. Program ini dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha berbasis koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Melalui Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara, pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya untuk memperkuat kelembagaan koperasi agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Pratiwi Mulya Ningrum, mengatakan program koperasi Merah Putih kini semakin berkembang di berbagai wilayah Sumatera Utara.

Menurutnya, hingga saat ini telah terbentuk sekitar 6.100 koperasi Merah Putih di desa maupun kelurahan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.830 koperasi tercatat aktif dalam Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan atau Simkopdes yang digunakan untuk memantau perkembangan kelembagaan koperasi secara digital.

Selain itu, sekitar 1.021 koperasi juga telah aktif mengelola gerai kebutuhan pokok yang menyediakan berbagai barang penting bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Reses DPRD: Pemprov Sumut Janji Tindak Lanjuti Aspirasi

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/relaksasi-kredit-umkm-sumut-strategi-pemulihan-pascabencana/

Pratiwi menjelaskan bahwa koperasi Merah Putih memiliki peluang usaha yang cukup luas. Selain membuka gerai sembako, koperasi juga dapat mengembangkan usaha lain seperti layanan simpan pinjam, penyediaan pupuk bersubsidi, klinik atau apotek, hingga fasilitas penyimpanan hasil pertanian seperti gudang dan cold storage.

Ia menambahkan, pemerintah juga telah menyiapkan sekitar 2.645 titik lahan yang direncanakan untuk pembangunan fisik koperasi di berbagai wilayah.

Dari jumlah tersebut, sekitar 527 lokasi saat ini masih dalam proses pembangunan, sementara 34 titik lainnya telah selesai dibangun sepenuhnya.

Salah satu contoh perkembangan koperasi tersebut dapat dilihat di Desa Medan Krio yang berada di Kecamatan Sunggal.

Ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Medan Krio, Ummi Nadra Nasution, mengatakan koperasi tersebut berdiri sejak Mei 2025 dan hingga kini menunjukkan perkembangan yang cukup pesat.

Pada awal pembentukannya, jumlah anggota koperasi hanya sekitar 20 orang. Namun seiring waktu, jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 130 anggota yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan koperasi.

BACA JUGA:  Indonesia Juara Bertahan di Grup A Bersama Vietnam, Myanmar dan Timor Leste

Unit usaha yang dijalankan koperasi juga semakin berkembang, mulai dari pangkalan gas bersubsidi hingga penjualan sembako, pupuk bersubsidi, serta layanan transaksi perbankan melalui fasilitas Brilink.

Ummi menjelaskan bahwa koperasi tersebut masih sepenuhnya dikelola secara mandiri oleh para anggotanya dengan modal awal yang berasal dari simpanan pokok anggota sebesar Rp300 ribu per orang serta simpanan wajib Rp25 ribu setiap bulan.

Saat ini, koperasi tersebut mampu mencatatkan omzet harian yang berkisar antara Rp1 juta hingga Rp3 juta dari berbagai aktivitas usaha yang dijalankan.

Meski demikian, pengurus koperasi masih menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya terkait sistem pengelolaan laporan keuangan yang masih dilakukan secara manual.

Ke depan, pengurus berharap adanya dukungan pengembangan sistem digital agar laporan keuangan koperasi dapat lebih transparan dan memudahkan anggota dalam memantau pembagian sisa hasil usaha (SHU). D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Koperasi Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa di Sumut”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution: Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Tapi Harus Berbasis Kinerja
Bobby Nasution Minta OJK Sumut Dorong Ekonomi Syariah & Kebutuhan Daerah Sesuai Karakteristik
Ombudsman RI Desak BPN Sumut Percepat Penyelesaian Laporan Pertanahan Masyarakat
Brigjen Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut, Gantikan Brigjen Sonny Irawan
Diskominfo Sumut Gelar Coaching Clinic SP4N Lapor, Kecepatan Respons Aduan Jadi Fokus Utama Perbaikan
Realisasi PAD Sumut Tembus 50 Persen Lebih Awal, Capai Rp3,5 Triliun Hingga Akhir Juli 2026
Bobby Turun Langsung, Chandra Dalimunthe Siapkan Perbaikan Permanen Jalan Helvetia Pasar 7 Mulai Agustus
Bobby Nasution & DPRD Sumut Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025, Langkah Maju Anggaran Berikutnya
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Bobby Nasution: Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Tapi Harus Berbasis Kinerja

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bobby Nasution Minta OJK Sumut Dorong Ekonomi Syariah & Kebutuhan Daerah Sesuai Karakteristik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:14 WIB

Ombudsman RI Desak BPN Sumut Percepat Penyelesaian Laporan Pertanahan Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:15 WIB

Brigjen Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut, Gantikan Brigjen Sonny Irawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:32 WIB

Diskominfo Sumut Gelar Coaching Clinic SP4N Lapor, Kecepatan Respons Aduan Jadi Fokus Utama Perbaikan

Berita Terbaru