GM-KMDT Desak Bupati Toba Buka Kembali Pantai Pasifik

Selasa, 7 November 2023 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai Pasifik di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba. Foto: dok

Pantai Pasifik di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba. Foto: dok

Medan-Mediadelegasi: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Generasi Muda Komite Masyarakat Danau Toba (GM-KMDT) mendesak Bupati Toba Poltak Sitorus agar membuka kembali Pantai Pasifik di Kecamatan Porsea, Kabupate Toba, Sumatera Utara untuk kepentingan sektor pariwisata.

“Bupati Toba jangan ragu-ragu untuk mengeluarkan keputusan pembukaan kembali Pantai Pasifik di Porsea demi pembangunan dan pengembangan pariwisata Danau Toba yang telah ditetapkan oleh Pemerintah sebagai destinasi pariwisata super prioritas,” kata Ketua Umum DPP GM-KMDT Alexius Turnip, di Medan, Selasa (7/11).

Menurut dia, keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba di bawah kepemimpinan Bupati Poltak Sitorus menutup sementara Pantai Pasifik sejak 1 Maret 2023 lalu telah mengakibatkan para pedagang dan pelaku usaha yang berada di objek wisata dan desa binaan KMDT di sekitarnya kehilangan pendapatan.

Padahal, kata Alexius, tidak ada alasan yang sangat krusial untuk tidak membuka kembali objek wisata Pantai Pasifik yang telah dikelola oleh masyarakat sejak sekitar 15 tahun silam.

BACA JUGA:  Kajati Sumut Terima Audiensi PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Perkuat Koordinasi Lintas Sektoral

Apalagi, lanjutnya, pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak ekonomi rakyat melalui tumbuhnya usaha kecil dan menengah, yang pada akhirnya juga mendukung perekonomian daerah.

“Dalam konteks peningkatan kinerja ekonomi daerah, Bupati Toba Poltak Sitorus seharusnya tidak perlu terlalu lama menutup lokasi Pantai Pasifik Porsea yang dinilai memiliki potensi pendapatan bagi Pemkab Toba dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Lebih lanjut Alexius mengingatkan, keputusan Pemerintah pusat menetapkan Danau Toba sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) seharusnya direspon oleh Pemkab Toba dengan mendorong masyarakat untuk ikut berperan menghidupkan lokasi wisata baru di sekitar Danau Toba, bukan malah menutup objek wisata yang sudah ada dan ramai dikunjungi wisatawan.

Pernyataan hampir senada juga diungkapkan praktisi hukum yang juga salah satu pengurus DPP KMDT, Julius P Turnip.

BACA JUGA:  Erry Nuradi Ajak Semua Pihak Pertahankan Status Kaldera Toba jadi Geopark Dunia

Pemkab Toba sebelum menutup sementara Pantai Pasifik di Porsea, menurut Julius, tentunya harus mempertimbangkan berbagai aspek sosial, ekonomi dan keadilan, terutama terkait dengan nasib kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Penutupan sementara objek wisata tersebut dipastikan telah mengakibatkan banyak warung kecil yang tutup dan banyak orang kehilangan pendapatan,” paparnya.

Danau Toba sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Indonesia dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Ia menyatakan tidak sependapat jika keputusan Pemkab Toba menutup Pantai Pasifik didasarkan atas pertimbangan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan di lokasi objek wisata itu, menyusul adanya klaim dari kelompok masyarakat yang bersikukuh merasa berhak mengelola lahan di area tersebut. D|Red

 

Satu tanggapan untuk “GM-KMDT Desak Bupati Toba Buka Kembali Pantai Pasifik”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru