Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali dalam 9 Menit, Status Siaga Tetap Berlaku

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Anak Krakatau mengalami tiga kali erupsi beruntun pada Senin (19/10/2026) pagi. Foto: Ist.

Gunung Anak Krakatau mengalami tiga kali erupsi beruntun pada Senin (19/10/2026) pagi. Foto: Ist.

Lampung-Mediadelegasi: Gunung Anak Krakatau yang berada di perairan Selat Sunda, Lampung, mengalami tiga kali erupsi beruntun dalam kurun waktu sembilan menit pada Senin (19/10/2026) pagi. Erupsi terjadi secara berturut-turut pada pukul 09.31 WIB, 09.33 WIB, dan 09.40 WIB.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu dari ketiga peristiwa tersebut tidak dapat diamati karena tertutup kabut debu vulkanik. Kamera pengawas di lokasi juga terhalang oleh kepulan asap tebal.

“CCTV tertutup abu vulkanik. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” tulis PVMBG dalam keterangan resminya.
Rincian catatan seismograf:

  • Pukul 09.31 WIB — amplitudo 50 mm, durasi 51 detik
  • Pukul 09.33 WIB — amplitudo 53 mm, durasi sekitar 4 menit
  • Pukul 09.40 WIB — amplitudo 55 mm, durasi 6 menit 32 detik
BACA JUGA:  Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter

Hingga laporan disampaikan, aktivitas vulkanik masih berlangsung. Gunung Anak Krakatau kini berada pada Status Level III atau Siaga. PVMBG memerintahkan masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki untuk tidak memasuki atau beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, dilarang mendekati pulau baru yang muncul di sektor barat laut dan tenggara dalam radius 1 kilometer. Warga diimbau waspada terhadap bahaya lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta potensi erupsi sekunder akibat kontak panas dengan air laut maupun air hujan.

Bagi warga pesisir Banten dan Lampung, PVMBG menegaskan agar tetap tenang dan tidak mempercayai isu bahwa erupsi ini otomatis memicu tsunami. Kegiatan sehari-hari dapat berjalan normal selama mengikuti arahan BPBD setempat. D|Red.

BACA JUGA:  Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi, Kolom Abu Vulkanis Setinggi 2.000 Meter Membubung ke Langit

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Advokasi Desak Bareskrim Usut Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran, Ini Daftar yang Diperiksa
Kuasa Hukum Roy Suryo Minta Hakim Hadirkan Ijazah Asli Jokowi di Persidangan
MAKI: Nusron Wahid ke Malaysia, KPK Diminta Jemput Paksa Saat Pulang
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Keluarga Brigadir J Meninggal Dunia
Putusan Sela: Nota Perlawanan Roy Suryo Ditolak, Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Tetap Berlaku
KPK Sita Rp800 Juta Diserahkan Kuasa Hukum Hercules, Terkait Kasus Summarecon Bogor
Syahganda Bantah Pesta Ultah Prabowo di Istana Bogor: Itu Jamuan untuk Wakil PM Rusia
KPK: Hamenang Pakai Uang Suap Rp1,9 Miliar Lunasi Utang Pilkada, Total Lebih Rp2 Miliar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Tim Advokasi Desak Bareskrim Usut Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran, Ini Daftar yang Diperiksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kuasa Hukum Roy Suryo Minta Hakim Hadirkan Ijazah Asli Jokowi di Persidangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:43 WIB

MAKI: Nusron Wahid ke Malaysia, KPK Diminta Jemput Paksa Saat Pulang

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Putusan Sela: Nota Perlawanan Roy Suryo Ditolak, Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Tetap Berlaku

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali dalam 9 Menit, Status Siaga Tetap Berlaku

Berita Terbaru