Simalungun-Mediadelegasi : Hari terakhir pengoperasian Gerbang Tol Simpang Panei secara gratis dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat dan wisatawan. Sejak difungsikan secara gratis pada 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, arus lalu lintas terpantau ramai tanpa kemacetan.
Kendaraan pribadi, bus pariwisata, hingga minibus silih berganti melintasi gerbang tol yang dikenal sebagai akses strategis menuju kawasan wisata Danau Toba.
“Untuk hari terakhir ini, volume kendaraan meningkat cukup signifikan dibanding hari biasa, namun masih terkendali. Alhamdulillah arus lalu lintas lancar dan tidak ada penumpukan,” ujar Senior Staff Corporate Communication PT Hutama Marga Waskita, Hafiz Eko, Minggu (4/1/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kebijakan pengoperasian gratis ini dinilai sangat membantu mobilitas masyarakat sekaligus mendorong sektor pariwisata. Selain itu, pada momen libur Tahun Baru ini banyak wisatawan memilih berkunjung ke Danau Toba.
Gerbang Tol Simpang Panei berperan penting sebagai pintu masuk utama menuju berbagai destinasi unggulan di kawasan Danau Toba. Dengan akses yang lebih efisien, waktu tempuh perjalanan dapat dipangkas sehingga meningkatkan minat kunjungan wisata.
Meski pengoperasian gratis berakhir hari ini, masyarakat berharap keberadaan Gerbang Tol Simpang Panei terus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Sumatera Utara.
Sebelumnya, guna mendukung pemerintah dalam menyukseskan arus mudik dan arus balik selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) membuka secara fungsional ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat), sebagian Seksi 4 Dolok Merawan–Pematang Siantar, segmen Sinaksak–Simpang Panei sepanjang 12,59 kilometer.
Fungsional segmen Sinaksak–Simpang Panei dibuka pada 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 pukul 07.00–17.00 WIB.
Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, mengatakan persiapan telah dilakukan, seperti kelengkapan sarana dan prasarana pendukung operasional ruas tol, kelengkapan rambu, penyediaan fasilitas keselamatan, kesiapan personel di lapangan, serta optimalisasi sistem pemantauan lalu lintas untuk memberikan kelancaran dan keamanan pengguna jalan selama pengoperasian fungsional ruas tol Sinaksak–Simpang Panei.
“Kami menegaskan, walaupun ruas tol Sinaksak–Simpang Panei telah difungsionalkan guna mendukung kelancaran mobilitas pada momen Nataru 2025/2026, kami berkomitmen untuk tetap menjaga kualitas infrastruktur jalan dan pelayanan agar tetap prima sehingga masyarakat dapat melaluinya dengan aman dan nyaman,” ujar Dindin.
Dengan berakhirnya pengoperasian gratis ini, diharapkan masyarakat tetap menggunakan Gerbang Tol Simpang Panei sebagai akses utama menuju Danau Toba dan mendukung pembangunan infrastruktur di Sumatera Utara.D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.












