ITB dan IEEE Bahas Rahasia Privasi dalam Kecerdasan Buatan

Jumat, 1 September 2023 - 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BuatanTangkap layar Workshop Virtual inisiasi Teknik Fisika ITB dan IEEE Joint Chapter Vehicular Technology and Intelligent Transportation Systems. Foto: Ist

BuatanTangkap layar Workshop Virtual inisiasi Teknik Fisika ITB dan IEEE Joint Chapter Vehicular Technology and Intelligent Transportation Systems. Foto: Ist

Medan-Mediadelegasi: Prof Ir Endra Joelianto PhD, SMIEEE menyebutkan, etika memiliki peranan yang sangat krusial dalam Autonomous Intelligence.

Alasannya, karena sistem kecerdasan buatan (AI) mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap manusia dan lingkungan, baik dampak positif maupun negatif.

“Sistem AI dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, kualitas, inovasi, keselamatan, dan keamanan di berbagai bidang dan industri,” terang Prof Endra Joelianto saat sebagai pembicara pada Workshop Virtual inisiasi Teknik Fisika ITB dan IEEE Joint Chapter Vehicular Technology and Intelligent Transportation Systems, belum lama ini.

Endra juga mengungkapkan, Autonomous Intelligence memerlukan pengembangan dan pengawasan yang cermat dan penuh tanggung jawab dari para peneliti, pengembang, pengguna, dan stakeholder lainnya.

“Autonomous Intelligence harus dirancang dan digunakan dengan menghormati hak asasi manusia, nilai-nilai etika, norma sosial, dan peraturan hukum yang berlaku. Selain itu, Autonomous Intelligence juga harus dapat diandalkan, dapat diaudit, dapat dijelaskan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” papar Prof Endra.

BACA JUGA:  Unika Santo Thomas Teken MoU Pemkab Nias Barat

Workshop ini juga membahas proyek penelitian Moral Machine yang dikembangkan oleh MIT Media Lab. “Moral Machine adalah platform daring yang dirancang untuk menjelajahi dilema moral yang dihadapi oleh kendaraan otonom, seperti mobil tanpa sopir. Platform ini menampilkan berbagai skenario di mana mobil otonom harus memilih antara dua pilihan buruk, misalnya antara menyelamatkan dua penumpang atau lima pejalan kaki. Pengguna dapat menilai mana pilihan yang lebih dapat diterima dan melihat bagaimana respons mereka dibandingkan dengan respons orang lain. Platform ini memungkinkan pengguna untuk berkontribusi dalam pembahasan etika mesin,” ujarnya.

Workshop bertujuan memberikan wawasan tentang hubungan kompleks antara AI, privasi, dan pertimbangan etika ini juga menampilkan pembicara Ir Arief Hamdani Gunawan ST MSi MS MLS SMIEEE juga menyampaikan informasi tentang IEEE CertifAIEd, sebuah program sertifikasi yang menilai aspek etika dalam Autonomous Intelligence System (AIS) untuk melindungi, membedakan, dan meningkatkan adopsi produk AI.

BACA JUGA:  Kuliah Gratis di PTN, Bagaimana Nasib Kesempatan Kuliah di PTS?

“Sertifikat dan tanda yang diberikan menunjukkan komitmen organisasi untuk menyediakan solusi AIS yang lebih dapat dipercaya kepada pengguna mereka,” katanya.

Melalui bimbingan, penilaian, dan verifikasi independen, IEEE CertifAIEd mendorong implementasi inovasi yang bertanggung jawab, meningkatkan kualitas AIS, membangun kepercayaan dengan stakeholder utama, dan mewujudkan manfaat yang terkait.

Program sertifikasi ini, lanjut Arief Hamdani, mencakup empat kriteria etika yang diterapkan pada AIS menggunakan metodologi IEEE CertifAIEd, yaitu privasi, bias algoritmik, transparansi dan akuntabilitas.

Workshop ini memberikan wadah yang sangat berharga bagi para peserta untuk menjelajahi dan menggali lebih dalam tentang dimensi etika dalam pengembangan dan penerapan kecerdasan buatan.

Diskusi dan informasi yang diberikan oleh para pembicara serta partisipasi aktif para peserta telah menekankan urgensi penerapan etika dalam AI guna memastikan dampak yang positif dan sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan hukum yang berlaku. D|Red

2 tanggapan untuk “ITB dan IEEE Bahas Rahasia Privasi dalam Kecerdasan Buatan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuliah Gratis di PTN, Bagaimana Nasib Kesempatan Kuliah di PTS?
MAN 1 Medan Lepas Peserta Pendidikan Lanjutan SISPALA di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser
Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe
ASSEMBLY: The Magical Voyage – Event Kreativitas Anak Terbesar Akhir Tahun di Medan
Deklarasi Anti Kekerasan, Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Digelar Serentak di 207 SMA/SMK Binjai–Langkat
PNM Salurkan Beasiswa untuk Anak Nasabah, Jembatani Akses Pendidikan Keluarga Prasejahtera
Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas, Bagikan 288.000 Smartboard
QS AUR 2026: Singapura dan Malaysia Dominasi Kampus Terbaik Asia Tenggara, Indonesia Kirim 3 Wakil
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:34 WIB

Kuliah Gratis di PTN, Bagaimana Nasib Kesempatan Kuliah di PTS?

Senin, 22 Juni 2026 - 17:01 WIB

MAN 1 Medan Lepas Peserta Pendidikan Lanjutan SISPALA di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:41 WIB

Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe

Senin, 15 Desember 2025 - 12:47 WIB

ASSEMBLY: The Magical Voyage – Event Kreativitas Anak Terbesar Akhir Tahun di Medan

Selasa, 25 November 2025 - 12:22 WIB

Deklarasi Anti Kekerasan, Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Digelar Serentak di 207 SMA/SMK Binjai–Langkat

Berita Terbaru