Menumbuhkan Pemahaman Holistik Sistem Hibrida

- Penulis

Rabu, 18 Oktober 2023 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan cover Orasi ilmiah Guru Besar Institut Teknologi Bandung: Peran Sistem dan Kontrol Hibrida dalam Teknologi Rekayasa: Dari Awal ke Terkini (foto kiri) dan penulisnya Prof Ir Endra Joelianto PhD (foto kanan). Foto:dok-endra

Tampilan cover Orasi ilmiah Guru Besar Institut Teknologi Bandung: Peran Sistem dan Kontrol Hibrida dalam Teknologi Rekayasa: Dari Awal ke Terkini (foto kiri) dan penulisnya Prof Ir Endra Joelianto PhD (foto kanan). Foto:dok-endra

ENDRA Joelianto menerbitkan naskah berisi kumpulan ilmu pengetahuan, antara lain tentang pengembaraan intelektual sebagai jembatan menghubungkan kecerdikan dan kebijaksanaan para penemu, pencipta zaman dahulu dengan inovasi para insinyur masa kini, serta menumbuhkan pemahaman holistik tentang sistem hibrida yang melintasi batas waktu dan disiplin.

Endra Joelianto, lengkapnya, Prof Ir Endra Joelianto PhD, guru besar Fakultas Teknologi Industri, Institut  Teknologi Bandung (ITB) pemilik Kelompok Keahlian Instrumentasi dan Kontrol ini menerbitkan Orasi ilmiah Guru Besar Institut Teknologi Bandung: Peran Sistem dan Kontrol Hibrida dalam Teknologi Rekayasa: Dari Awal ke Terkini.

Diterbitkan ITB Press, orasi ilmiah setebal 123 halaman itu menyajikan pengembaraan intelektual. Perjalanan yang dilakukan akan memperkaya pikiran mahasiswa, peneliti, dan praktisi dengan menyadari bahwa belajar dari masa lalu adalah panduan untuk membentuk masa depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sistem dan kontrol hibrida telah memperlihatkan bagian perannya terhadap perkembangan teknologi rekayasa dari awal hingga ke terkini.

BACA JUGA: ITB dan IEEE Bahas Rahasia Privasi dalam Kecerdasan Buatan

Prof Endra menuliskan, perjalanan peradaban manusia yang menakjubkan, pencarian akan presisi, kontrol, dan inovasi terjalin bersama dengan evolusi sistem yang dapat ditelusuri kembali mulai dari jam air kuno yang dibuat menggunakan kemampuan logika yang tepat untuk menghasilkan mahakarya rekayasa awal hingga keajaiban teknologi kontemporer yang canggih.

BACA JUGA:  IBBI Mewisuda 293 Mahasiswa, Dibagi Dua Sesi Sesuai Prokes

Logika rekayasa tersebut di kemudian hari (setelah melewati ribuan tahun) dikenal sebagai sistem beralih (switching). Eksplorasi selanjutnya yang dimulai dari seperempat abad yang lalu memperkenalkan sistem beralih sebagai entitas sistem hibrida yang sering muncul dalam berbagai teknologi rekayasa modern, dan mempunyai implikasi mendalam khususnya pada mekanisme sistem kontrol referensi hibrida atau kontrol tingkat lanjut berbasis kecerdasan artifisial.

Naskah ini secara ringkas menjembatani kesenjangan antara masa lalu dan masa kini dalam pengembangan dan aplikasi sistem hibrida dan secara khusus sistem beralih.

BACA JUGA: VEGA Instruments Indonesia Senang Berbagi Ilmu Teknologi Radar

Dari masa awal pengukuran waktu dengan menggunakan aliran ritme air, hingga sistem dijital yang terhubung secara rumit yang mengatur kehidupan kita saat ini, gagasan untuk melakukan peralihan antara keadaan atau modus operasi yang berbeda telah menjadi praktik sehari-hari sebagai bagian  adaptasi kehidupan.

Sistem beralih, yang dengan cepat melakukan transisi antarmode operasi yang berbeda, telah meletakkan dasar bagi penciptaan struktur hibrida yang kompleks.

Sistem ini tidak lagi terbatas pada suatu domain tertentu, mereka mencakup beragam spektrum aplikasi yang luas, mulai dari jaringan listrik yang mengelola beban dinamis hingga sistem robotik yang menavigasi di lingkungan kompleks.

Perkembangan sistem kontrol hibrida, sebuah simbiosis kebijaksanaan kontrol klasik dan metodologi kontemporer, menggarisbawahi kontribusi naskah ini dalam menyoroti perpaduan masa lalu dan masa kini.

BACA JUGA:  Ratusan Peserta Ikuti Lomba Essay Writing, Public Speaking & Spelling

Di era yang ditandai dengan kemajuan teknologi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan upaya terus-menerus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja, bidang sistem kontrol terus berkembang dengan kecepatan yang luar biasa.

BACA JUGA: Soroti Pentingnya Sistem Mewakili Lingkungan Manufaktur Industri 4.0

Perubahan dan perkembangan teknologi yang pesat karena didorong oleh kecerdasan artifisial sekarang ini menyebabkan teori kontrol perlu menciptakan pendekatan inovatif yang menjanjikan untuk membentuk ulang peta jalan rekayasa sistem kontrol.

Sistem hibrida, yang dicirikan oleh kemampuannya untuk mengintegrasikan dinamika diskrit dan kontinu secara mulus, mewakili perubahan paradigma dalam pemahaman kita tentang kompleksitas dan kemampuan beradaptasi. Seiring berkembangnya lanskap teknologi, sistem hibrida mampu berperan menjadi penghubung antara prinsip-prinsip pengontrolan klasik yang ada dan tuntutan lingkungan kontrol terkini.

Saat pembaca menelusuri bab-bab naskah ini, pembaca diajak untuk menyaksikan perpaduan harmonis antara wawasan teknik, teori matematika, dan kreativitas visioner.

Naskah ini disusun untuk memandu pembaca melalui landasan teoretis, menawarkan pengetahuan praktis, dan menyajikan studi kasus yang menunjukkan keserbagunaan dan kekuatan sistem dan kontrol hibrida.

Perjalanan karya tercakup dalam naskah ini merupakan bukti dedikasi para pengarang melintasi aspek sejarah, teori, dan aplikasi untuk kemajuan teknologi yang berdampak bagi masyarakat. D|Red

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe
ASSEMBLY: The Magical Voyage – Event Kreativitas Anak Terbesar Akhir Tahun di Medan
Deklarasi Anti Kekerasan, Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Digelar Serentak di 207 SMA/SMK Binjai–Langkat
PNM Salurkan Beasiswa untuk Anak Nasabah, Jembatani Akses Pendidikan Keluarga Prasejahtera
Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas, Bagikan 288.000 Smartboard
QS AUR 2026: Singapura dan Malaysia Dominasi Kampus Terbaik Asia Tenggara, Indonesia Kirim 3 Wakil
Wali Kota Medan: Guru Hadapi Tantangan Baru di Era Digital, PGRI Diharapkan Jadi Solusi
Universitas Al-Azhar Buka Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa Persatuan Mendunia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:41 WIB

Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe

Senin, 15 Desember 2025 - 12:47 WIB

ASSEMBLY: The Magical Voyage – Event Kreativitas Anak Terbesar Akhir Tahun di Medan

Selasa, 25 November 2025 - 12:22 WIB

Deklarasi Anti Kekerasan, Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Digelar Serentak di 207 SMA/SMK Binjai–Langkat

Kamis, 20 November 2025 - 12:55 WIB

PNM Salurkan Beasiswa untuk Anak Nasabah, Jembatani Akses Pendidikan Keluarga Prasejahtera

Senin, 17 November 2025 - 14:01 WIB

Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas, Bagikan 288.000 Smartboard

Berita Terbaru