Jembatan Penghubung Desa Banguncipto Putus Akibat Hujan Deras

Senin, 12 Januari 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan penghubung Desa Banguncipto di Kecamatan Sentolo dengan Desa Donomulyo di Kecamatan Nanggulan dilaporkan putus total. (Foto:Ist)

Jembatan penghubung Desa Banguncipto di Kecamatan Sentolo dengan Desa Donomulyo di Kecamatan Nanggulan dilaporkan putus total. (Foto:Ist)

Yogyakarta-Mediadelegasi: Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Minggu (11/1/2026) mengakibatkan kerusakan serius pada infrastruktur lokal. Jembatan penghubung Desa Banguncipto di Kecamatan Sentolo dengan Desa Donomulyo di Kecamatan Nanggulan dilaporkan putus total.

Peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi masyarakat setempat mengingat jembatan tersebut merupakan jalur transportasi utama. Akses ini menghubungkan dua wilayah penting, yakni Pedukuhan Bantarejo di sisi Banguncipto dan Pedukuhan Donomerto di sisi Donomulyo, yang setiap harinya dipadati aktivitas warga.

Camat Nanggulan, Sri Wahyuniarto, mengonfirmasi dampak kerusakan tersebut saat meninjau lokasi pada Senin (12/1/2026). Ia menegaskan bahwa jembatan ini memiliki status vital bagi mobilitas warga di kedua kalurahan yang selama ini bergantung pada jalur tersebut untuk interaksi sosial dan ekonomi.

Menurut Sri, kerusakan terjadi setelah kawasan tersebut diguyur hujan lebat selama berjam-jam pada Minggu malam. Beban debit air yang meningkat drastis diduga menjadi penyebab utama struktur jembatan tidak mampu bertahan hingga akhirnya terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Pemerintah Kecamatan Nanggulan bergerak cepat dengan melaporkan kejadian ini kepada Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Laporan tersebut dimaksudkan agar segera ada peninjauan teknis dan alokasi anggaran untuk langkah pemulihan infrastruktur yang menjadi urat nadi warga tersebut.

BACA JUGA:  Viral Dugaan Kebocoran Soal ASPD Matematika SMP di Yogyakarta, Pihak Sekolah Klarifikasi

Sri Wahyuniarto juga menggarisbawahi tantangan unik dalam proses renovasi jembatan ini nantinya. Pasalnya, lokasi jembatan berada di sekitar area proyek strategis nasional, yaitu tol Yogyakarta–Kulon Progo (YIA), sehingga perencanaan jembatan permanen harus diselaraskan dengan cetak biru proyek tol tersebut.

Meski pembangunan permanen membutuhkan waktu koordinasi yang lebih lama, pihak kecamatan tetap memprioritaskan kelancaran mobilitas warga. Solusi jangka pendek yang diambil adalah pembangunan jembatan darurat agar aktivitas masyarakat tidak lumpuh total dalam waktu lama.

Rencana pembangunan jembatan darurat ini melibatkan koordinasi erat dengan Lurah setempat. Upaya ini akan dilakukan secara swadaya melalui semangat gotong royong masyarakat, yang menjadi ciri khas kuat warga di wilayah Kulon Progo dalam menghadapi bencana.

Baca juga : https://mediadelegasi.id/lsm-gempur-berbagi-kasih-di-hilianaa-gomo/

Lurah Donomulyo, Sukijan, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh pembangunan akses sementara tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan segera menyiapkan material kayu yang diambil dari tanah kas desa untuk memastikan jembatan darurat memiliki struktur yang cukup kuat.

BACA JUGA:  Saksi Mata: Palang Pintu Tak Menutup Saat Kecelakaan Kereta Api di Prambanan

Koordinasi lapangan dijadwalkan berlangsung pada Senin siang ini melibatkan kepala dukuh setempat. Warga dari RT 24 di Pedukuhan Donomerto telah disiagakan untuk memulai kerja bakti pembersihan lokasi dan perakitan material jembatan kayu tersebut.

Jembatan penghubung Desa Banguncipto dan Desa Donomulyo lumpuh dan hancur diterpa hujan deras

Sukijan menekankan betapa krusialnya jembatan ini bagi rutinitas harian, mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah hingga warga yang menuju pasar. Terlebih lagi, saat ini wilayah tersebut sedang memasuki musim panen, di mana akses jalan sangat dibutuhkan untuk mengangkut hasil bumi dari sawah.

Guna melegalkan dan mempercepat proses bantuan, pihak desa tengah menyusun proposal khusus terkait pembangunan jembatan darurat ini. Diharapkan dengan sinergi antara warga dan pemerintah, akses penghubung Banguncipto dan Donomulyo dapat kembali fungsional dalam waktu singkat.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jogja Diserbu Wisatawan! Pemerintah Imbau Jaga Sopan Santun dan Tertib saat Liburan
MNC Insurance Dorong UMKM Go Global dengan Proteksi Asuransi
Saksi Mata: Palang Pintu Tak Menutup Saat Kecelakaan Kereta Api di Prambanan
Mahfud MD Sebut Tindakan Makar Harus Ditindak Secara Hukum
Golkar Buka Pelukan, Sambut Siapapun yang Ingin Bergabung, Termasuk Tokoh Besar
Viral Dugaan Kebocoran Soal ASPD Matematika SMP di Yogyakarta, Pihak Sekolah Klarifikasi
Indonesia Equestrian Cetak Sejarah Baru dalam Olahraga Berkuda di Yogyakarta
Seminar IMF 2024, Alissa Wahid: Kemenag Terus Bertransformasi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 13:47 WIB

Jembatan Penghubung Desa Banguncipto Putus Akibat Hujan Deras

Senin, 22 Desember 2025 - 17:28 WIB

Jogja Diserbu Wisatawan! Pemerintah Imbau Jaga Sopan Santun dan Tertib saat Liburan

Senin, 22 Desember 2025 - 12:20 WIB

MNC Insurance Dorong UMKM Go Global dengan Proteksi Asuransi

Selasa, 4 November 2025 - 18:27 WIB

Saksi Mata: Palang Pintu Tak Menutup Saat Kecelakaan Kereta Api di Prambanan

Kamis, 4 September 2025 - 18:58 WIB

Mahfud MD Sebut Tindakan Makar Harus Ditindak Secara Hukum

Berita Terbaru