Saurtua Silalahi meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir agar segera melaksanakan ketentuan Mendiknas tersebut.
Dikatakan, selama pandemi Covid-19, tugas guru honor memang cukup berat untuk mengajari anak-anak muridnya dengan sistem daring atau online yang punya kerumitan tersendiri.
“Kondisi ekonomi guru honor saat ini cukup memprihatinkan ada tambahan pengeluaran biaya untuk beli pulsa untuk kebutuhan mengajar secara daring dan online. Saat ini, biaya kebutuhan hidup mereka sangat sulit,” ungkap Saurtua.
Politisi Gerindra ini meminta Pemkab Samosir juga turut memperhatikan perekonomian mereka, baik BST maupun bantuan lain.
Kadis Pendidikan Kabupaten Samosir, Rikardo Hutajulu menyampaikan bahwa akan terlebih dahulu mempelajari, menganalisa atau mengkalkulasi kebutuhan setiap sekolah. “Akan segera kita tindaklanjuti,” janji Ricardo.
Pada kesempatan ini, dirinya akan meminta dukungan dan masukan dari Pemkab Samosir dalam upaya perbaikan pengelolaan pendidikan di Kabupaten Samosir untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan. D|Med-24