Kesuksesan event internasional ini, menurut mantan pengurus DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tahun 1990-an itu, diyakini akan memberikan dampak multiplier effect bukan hanya dari sisi nama Danau Toba yang semakin dikenal dunia, juga bagi perekonomian masyarakat di sekitar Danau Toba.
“Kita juga berharap acara ini terselenggara dengan lebih sukses dan semakin ramai dikunjungi wisatawan dalam negeri dan mancanegara, sehingga memberikan dampak berganda atau multiplier effect pada masyarakat sekitar Danau Toba,” ucap Edison.
Dengan jumlah wisatawan yang lebih tinggi tersebut, lanjut dia, tentunya dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat lokal karena menonjolkan produk-produk ekonomi kreatif dan budaya.
Lebih lanjut Edison menyambut positif dengan kebijakan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney selaku panitia penyelengara F1 Powerboat yang akan menyemarakkan event tersebut dengan ajang Aquabike Indonesian Championship seri pertama.
Dalam ajang tersebut akan digelar dua kategori, yakni endurance dan paralel slalom. Sekitar 20 pembalap nasional akan ikut dalam ajang ini.
“Kesempatan ini tentunya merupakan kesempatan bagi para atlet nasional untuk meningkatkan performa terbaiknya dalam Aquabike World Championship selanjutnya di Danau Toba,” tambahnya. D|Red