Kementerian Kebudayaan Gelar Wicara, Fokus pada Diplomasi Budaya Melalui Sastra dan Gastronomi

Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan menyelenggarakan Gelar Wicara “Dari Kata ke Rasa”. (Foto:Ist)

Indonesia memiliki kekayaan sastra lama yang terpendam dalam manuskrip kuno, seperti Serat Centhini, yang menyimpan banyak kisah tentang Susada. Selain itu, terdapat naskah kuno tentang perjuangan Perang Diponegoro, yang tahun ini diperingati 200 tahunnya.

Kepala Perpusnas, Prof. E. Aminudin Aziz, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menggubah naskah kuno menjadi komik 25 seri, bekerja sama dengan kreator dari ITB dan komunitas perkomikan. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkenalkan warisan budaya Indonesia kepada generasi muda melalui media yang lebih menarik dan mudah diakses.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari upaya Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya sebagai instrumen diplomasi. Dengan memperkuat identitas bangsa dan memperluas pengaruh budaya Indonesia di tingkat global, diharapkan Indonesia dapat semakin dikenal dan dihargai di mata dunia.

Bacaan Lainnya

Gelar Wicara “Dari Kata ke Rasa” diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara berbagai pihak dalam memajukan diplomasi budaya Indonesia. Sastra dan gastronomi, sebagai dua pilar utama, akan terus digali dan dipromosikan sebagai bagian dari upaya membangun citra positif Indonesia di dunia internasional.D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Pos terkait