Paula juga mengilustrasikan dengan gamblang tentang efektifitas, efisien dan ekonomis. Kinerja bisa saja efektif tetapi tidak efisien atau ekonomi, demikian sebaliknya.
Dalam sepuluh hari tim bekerja, sudah ada lebih kurang 15 (lima belas) hasil yang nantinya menjadi rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan untuk ditindaklanjuti.
Masih ada beberapa hari lagi tim akan bekerja di Kabupaten Humbang Hasundutan dan tentu masih memungkinkan untuk menambah hasil rekomendasi nantinya.
Apa yang kita kerjakan ini semuanya harus bermuara kepada program pemerintah yaitu mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis, di mana BPK memberikan penjelasan mengenai fokus pemeriksaan, sementara pemerintah daerah memaparkan langkah dan strategi yang telah dilakukan dalam upaya penanggulangan TBC di Humbang Hasundutan.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan sinergi antara BPK dan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan semakin kuat, sehingga program penanggulangan TBC dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Turut hadir dalam pertemuan ini, Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB, Alexander G.P. Gultom, S.K.M., Plt. Inspektur, Lukman Pasaribu, Direktur RSUD Doloksanggul, dr. Tiar Lusiana Sihombing, serta Tim Percepatan Penanggulangan TBC (TP2TB) Kabupaten Humbang Hasundutan.D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






