Live Video Conference Gubsu Diikuti Juang Sinaga, Covid-19 Belum Reda

- Penulis

Senin, 6 April 2020 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir-Mediadelegasi: Wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga mengikuti live video conference dengan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, bersama bupati/wali kota se-Sumatera Utara dari ruang rapat Bappeda Samosir, Senin (6/4).

Juang Sinaga didampingi Kadis Kesehatan, Nimpan Karokaro, Kepala Bappeda, Rudi Siahaan, Kadis Kominfo Rohani Bakara  dan Kepala BPKAD, Jandri Sitanggang mengikuti arahan dan melaporkan keadaan Kabupaten Samosir dalam pencegahan dan penangangan COVID-19.

Rahmayadi menginformasikan wabah COVID-19 belum reda dan makin meningkat dari hari ke hari. Oleh karena itu, dia mengharapkan agar bupati/walikota menekankan kepada warganya untuk tetap menjaga jarak dalam melakukan kegiatan di luar rumah, menghindari keramaian, dan, jika terpaksa meninggalkan rumah, jangan lupa menggunakan masker.

Lima Kabupaten/Kota telah memiliki rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 yaitu Kabupaten Karo, Tapanuli Utara, Nias, Kota Padang Sidempuan dan Medan.

Dia menyadari kekurangan-kekurangan yang dihadapi dalam pencegahan dan penanganan COVID-19 namun akan tetap mengupayakan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para medis yang melayani di lapangan.

“Mari kita awasi tenaga medis dalam melaksanakan tugas demi rakyat kita,” harapnya dan menyampaikan bila menemukan kesulitan dalam penanganan, telah disiapkan 110 kamar rujukan di Medan bagi orang yang terpapar ringan, sedang, dan berat.

BACA JUGA:  Rapidin Berharap BST Ringankan Beban

Dalam waktu segera, Pemprovsu akan mengirimkan Rapid Test (tes cepat) dan APD ke seluruh kabupaten/kota untuk menanggulangi wabah COVID-19.

Dalam menangani PDP yang meninggal dunia, dia meminta pemerintah daerah hadir dalam pemakaman dan melakukan tindakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

Dalam pencegahan dan penanganan wabah COVID-19, Pemprovsu telah menganggarkan dana sebesar 500 miliar untuk kebutuhan kabupaten/kota dan bila ternyata kurang, akan diupayakan pengadaannya hingga wabah COVID-19 reda.

“Pemprovsu telah menaikkan anggaran bagi 408.321 KK penerima bantuan sosial dari nominal Rp.150.000 menjadi Rp.200.000,” ungkapnya untuk menangani dampak ekonomi akibat wabah COVID-19.

Dia juga menginstrusikan kepala daerah untuk melaksanakan refocusing dan reallocation anggaran dalam penanganan wabah COVID-19 terutama bagi KK yang bukan penerima bantuan sosial sama sekali. 

Di samping itu, dia berharap agar diberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada warga yang terkena wabah COVID-19 dan menyediakan Social Safety Net (Jaring Pengaman Sosial).

“Jika satu orang saja sakit di kabupaten/kota, maka kita harus merasakannya bersama-sama,” ungkapnya terkait prinsip penanganan wabah COVID-19 di wilayah Sumatera Utara dan mengajak kepala daerah untuk bergandeng tangan, berkordinasi, dan memberikan pendapatnya.

BACA JUGA:  Titik Terang Pembebasan Lahan Pelabuhan Kualatanjung

Pada kesempatan video conference, Juang Sinaga melaporkan situasi terkini pencegahan dan penanganan COVID-19 di Kabupaten Samosir. “Samosir dalam keadaan baik, namun perlu perhatian penambahan APD bagi para petugas di lapangan,” pintanya kepada gubernur dan menyarankan kepala daerah lainya agar mengimbau warganya untuk tidak berkunjung ke Samosir untuk sementara waktu untuk mencegah meluasnya wabah COVID-19.

Terkait pencegahan dan penangan COVID-19 di Samosir, Juang Sinaga melaporkan 9 (sembilan) orang ODP, sembuh 5 (lima) orang, dan masih dalam pemantuan 4 (empat) orang.

“Pemkab Samosir telah menyiapkan anggaran sebesar Rp.1.8 miliar dalam mencegah dan menangani wabah COVID-19,” paparnya dan mengharapkan agar Pemprovsu menyiapkan Desk Pencegahan dan Penanganan COVID-19 bilamana sewaktu-waktu ada keadaan darurat diperlukan bantuan dari Pemprovsu.  

Di akhir arahannya, Rahmayadi menekankan bahwa wabah COVID-19 bukanlah penyakit hina, masing-masing daerah menyiapkan tempat isolasi sementara, menginstruksikan para kepala desa untuk mengedukasi warganya, mengantisipasi dampak ekonomi dari wabah COVID-19, mengevakuasi PDP ke Medan dengan pertimbangan medis dari daerah, dan tetap membuka komunikasi 24 jam dalam pencegahan dan penanganan COVID-19. D|Med-24

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos
Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD
Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam
Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!
Calendar of Event Sumut 2026 Diluncurkan
Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027
Wakil Bupati Samosir Hadiri Partangiangan Bonataon PPTSB Cabang Samosir 2

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Kamis, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:37 WIB

Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD

Senin, 16 Februari 2026 - 23:28 WIB

Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:10 WIB

Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!

Berita Terbaru