Lumpuh, Nasib Toba Caldera Unesco Kian tak Jelas

Rabu, 28 Desember 2022 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung BP TC UGGp di Sigulatti, Samosir, Sumatera Utara. Foto: D|dokdelegasi

Gedung BP TC UGGp di Sigulatti, Samosir, Sumatera Utara. Foto: D|dokdelegasi

Medan-Mediadelegasi: Kabar pesimis nasib Toba Caldera Unesco Global Geopark sudah lama beredar. Carut-marut di tubuh Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark (BP TC UGGp) bentukan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi itu seakan dibiarkan menggerus kepercayaan publik terhadap pembenahan Kawasan Danau Toba, objek wisata yang digadang-gadang mendunia.

Informasi dihimpun Mediadelegasi, hingga Rabu (28/12), internal BP TC UGGp benar-benar guncang. Terjadi pengunduran sejumlah Staf, tidak adanya dokumen perencanaan, aktivitas perkantoran di Medan maupun di Sigulatti Samosir tidak berjalan dengan normal. Minimnya pelaksanaan rapat kerja.

BACA JUGA: Zumri Sulthony Minta Ketua Harian BPTK UGG Berkantor di Geopark Information Sigulatti

Ironisnya, para geoscientist dan seluruh Koordinator Bidang BP TC UGGp pun sudah mulai berani enggan menghadiri undangan rapat Ketua Harian. Akibatnya, hingga kini, BP TC UGGp belum dapat melaksanakan dan mewujudkan enam rekomendasi Unesco Tahun 2020.

Audit SDM

Kondisi dan nasib Toba Caldera Unesco ini menuai sorotan dari Prof Dr Sihol Situngkir SE MBA, Sekjen DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) dan Dewan Pakar KMDT.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan Mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Bukit Barisan

Kepada Mediadelegasi, Rabu (28/12), melalui WhatsApp menegaskan, tidak ada kata terlambat. “Perlu dilakukan audit sumberdaya manusia berbasis perilaku organisasi, audit penggunaan keuangan dari berbagai sumber guna mengukur kinerja total (total performance) dan dapat mencari solusi objektif berupa kebijakan, strategi dan upaya-upaya konkret untuk mengatasi sejumlah bias atau permasalahan yang dihadapi BP TC UGGp,” terangnya.

BACA JUGA: Wilmar Bisnis Indonesia Gelar Seminar, Bahas Nasib Danau Toba

Presiden Global Profsis Center Jakarta yang bergerak di bidang riset, pengembangan SDM Unggul, Perilaku Organisasi, Manajemen Investasi dan Konsultasi Pemerintahan Elektronik ini menyarankan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi secara berkala meminta Laporan Kegiatan dan Pertanggungjawaban BP TC UGGp sehingga hasil pekerjaan sejak dibentuk hingga saat ini dapat termonitoring.

“Para eksekutif yang masuk ke jajaran BP TC UGGp mesti tampil secara transparan, mensosialisasikan rencana kerja dan target capaiannya di hadapan semua stakeholders di Sumatera Utara guna membangun kepercayaan public,” sebut mantan Rektor Unika Santo Thomas Medan ini.

BACA JUGA:  Perbedaan Cukup Terasa Saat Mengunjungi Berbagai Daerah

BACA JUGA: Tak Masuk Revalidasi UGG, Geopark Toba Bakal Dicoret UNESCO?

Lebih jauh mencermati kondisi dan nasib Toba Caldera Unesco, menurut Sihol Situngkir harusnya tidak lari dari harapan, apresiasi dari masyarakat Sumatera Utara apalagi para Bupati di Kawasan Danau Toba ketika awal pembentukan BP TC UGGp oleh Gubsu Edy Rahmayadi.

“Memang, dalam perjalanannya mesti ada evaluasi capaian kinerja berdasarkan visi, misi, tujuan dan program kerja BP TC UGGp,” katanya.

BACA JUGA: BPODT Dukung Vandiko Gultom Dalam Percepatan Pembangunan Destinasi Wisata di Samosir

Menurutnya, para eksekutif BP TC UGGp juga perlu mengundang atau mendatangkan para pakar yang berhubungan dengan perencanaan dan kinerja organisasi serta pakar perilaku organisasi termasuk pelaku best practices pengelolaan kaldera guna memenuhi ekspektasi Unesco. D|Red-06

3 tanggapan untuk “Lumpuh, Nasib Toba Caldera Unesco Kian tak Jelas”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB