Malam pergantian tahun di posko pengungsian bencana Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) diwarnai suasana kebersamaan warga terdampak.

Screenshot

Tapanuli Tengah-Mediadelegasi : Sejumlah pengungsi terlihat menyambut tahun baru dengan kembang api sederhana dan tarian tradisional, sebagaimana terekam dalam sebuah video yang kemudian diunggah melalui akun media sosial Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu.

Dalam rekaman tersebut, warga tampak berkumpul di area posko pengungsian, menyaksikan kembang api yang dinyalakan secara terbatas. Usai momen pergantian tahun, sebagian warga terlihat menari Tabole-bole, menciptakan suasana hangat di tengah kondisi darurat yang masih mereka jalani.

Peristiwa ini terjadi di tengah adanya imbauan dari Pemerintah Provinsi dan Kepolisian Daerah agar masyarakat menahan diri dari perayaan kembang api sebagai bentuk empati terhadap warga terdampak bencana.

Bacaan Lainnya

Namun demikian, sejumlah kalangan memandang aktivitas di posko tersebut sebagai bagian dari upaya pemulihan psikososial warga, bukan perayaan dalam konteks hiburan massal.

Pengamat kebencanaan menilai bahwa dalam situasi darurat, kebutuhan pemulihan mental dan emosional warga terdampak menjadi aspek penting yang perlu dikelola secara bijak dan terkoordinasi.

Aktivitas kebersamaan dinilai dapat membantu mengurangi tekanan psikologis, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan, selama tetap memperhatikan aspek keselamatan dan sensitivitas sosial.

Di sisi lain, momen ini juga menjadi pengingat pentingnya komunikasi publik yang selaras antara kebijakan, imbauan, dan praktik di lapangan.

Penanganan bencana dinilai tidak hanya berkaitan dengan pemulihan fisik, tetapi juga pengelolaan harapan dan emosi masyarakat yang terdampak langsung.

Hingga saat ini, proses penanganan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah terus berjalan dengan dukungan berbagai pihak. Pemerintah daerah bersama instansi terkait menyatakan komitmennya untuk memastikan kebutuhan dasar dan pendampingan psikososial bagi warga pengungsi tetap menjadi prioritas.

Peristiwa malam tahun baru di posko pengungsian ini menjadi refleksi bersama bahwa di tengah situasi krisis, pendekatan kemanusiaan yang seimbang antara empati, ketertiban, dan pemulihan—menjadi kunci dalam mendampingi masyarakat untuk bangkit kembali.D|Red.

 

 

Pos terkait