Ekstensif Mudik Gratis Laut Disiapkan Kemenhub 2026

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mudik dengan Kapal Laut. Foto: Ist.

Ilustrasi Mudik dengan Kapal Laut. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan program mudik gratis angkutan laut dengan kuota mencapai 66.000 penumpang pada periode Lebaran 2026. Program ini disiapkan secara ekstensif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan kesiapan armada, pelabuhan, hingga sistem pendaftaran. Pendaftaran dibuka mulai 6 Maret 2026, dengan jadwal keberangkatan antara 11 Maret hingga 6 April 2026. Skema tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama musim mudik dan arus balik.

Ekstensif Pengamanan dan Pengawasan Angkutan Laut

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan bahwa mudik gratis melalui jalur laut merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kepulauan dan daerah terluar. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban biaya perjalanan, tetapi juga mendukung pemerataan arus penumpang agar tidak terpusat di moda transportasi darat dan udara.

Selain kuota gratis, pemerintah memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk seluruh trayek kapal public service obligation (PSO) kelas ekonomi yang dioperasikan PT Pelni. Diskon tersebut berlaku untuk lebih dari 445 ribu tiket selama periode angkutan Lebaran, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Tinjau Infrastruktur Tol Jelang Lebaran

Dudy menegaskan bahwa aspek keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026. Ia memastikan seluruh armada yang beroperasi telah melalui proses uji kelaiklautan secara menyeluruh, baik kapal penumpang, kapal penyeberangan, kapal cepat, kapal tradisional, maupun kapal wisata.

“Kita tidak berkompromi terhadap keselamatan. Seluruh jajaran harus memastikan layanan angkutan laut berlangsung aman, selamat, nyaman, tertib, dan lancar,” tegasnya.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/anak-kampung-bisa-jadi-pemimpin-surya-motivasi-siswa-paluta

Untuk mendukung kelancaran operasional, Kemenhub menyiapkan 841 kapal dengan total kapasitas angkut sekitar 3,2 juta penumpang. Armada tersebut akan dioptimalkan selama masa angkutan Lebaran guna mengantisipasi lonjakan penumpang, terutama di lintas padat.

Di sisi lain, pengaturan pelabuhan juga menjadi perhatian. Bersama Korlantas Polri dan Kementerian Pekerjaan Umum, Kemenhub menerapkan strategi pembagian arus di lintas utama seperti Pelabuhan Merak–Pelabuhan Bakauheni serta Pelabuhan Ketapang–Pelabuhan Gilimanuk. Skema ini mencakup pemisahan kendaraan berdasarkan golongan, pengalihan sepeda motor dan truk besar ke pelabuhan alternatif, hingga penyediaan buffer zone untuk kendaraan logistik.

BACA JUGA:  50 warga Rejang Lebong Terima Program Umrah Gratis

Langkah tersebut diambil untuk meminimalisasi antrean panjang dan mencegah penumpukan kendaraan di satu titik. Pemerintah berharap kombinasi program mudik gratis, diskon tarif, kesiapan armada, serta pengaturan pelabuhan yang terintegrasi dapat membuat Angkutan Laut Lebaran 2026 berjalan lebih tertib dan terkendali.

Dengan berbagai persiapan tersebut, pemerintah optimistis masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang lebih terjangkau, aman, dan nyaman, sekaligus menjaga kelancaran distribusi barang dan mobilitas nasional selama momen Lebaran. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MK Kabulkan Penarikan Perkara Uji UU Polri, Kedudukan Polri Tetap di Bawah Presiden
Dugaan Korupsi KIP Kuliah di LLDIKTI Wilayah I Kian Menguat, Desakan Audit dan Penegakan Hukum Menggema Hingga Pusat
Kasus Hanania Group: 620 Korban Baru Lapor ke Polda Metro Jaya, Total Kerugian Capai Rp35 Miliar
Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggaran Rp 10,3 Triliun Tahun 2027, Sebagian Besar untuk Pembangunan dan Rehabilitasi Fasilitas Peradilan
Presiden Prabowo Panggil Menteri Kabinet, Terima Laporan Hasil Kunjungan Kerja Luar Negeri dan Perkembangan Investasi
BGN Bantah Hoaks Atas Nama Kepala Lembaga: Tak Ada Pembagian Keuntungan MBG ke Presiden
Perkuat Kemitraan Strategis, Prabowo Terima Kunjungan Menhan Jepang di Kertanegara
KPK Dalami Aliran Dana Korupsi Gedung Pemkab Lamongan, Periksa Pejabat PT Brantas Abipraya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:31 WIB

MK Kabulkan Penarikan Perkara Uji UU Polri, Kedudukan Polri Tetap di Bawah Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:10 WIB

Dugaan Korupsi KIP Kuliah di LLDIKTI Wilayah I Kian Menguat, Desakan Audit dan Penegakan Hukum Menggema Hingga Pusat

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:40 WIB

Kasus Hanania Group: 620 Korban Baru Lapor ke Polda Metro Jaya, Total Kerugian Capai Rp35 Miliar

Senin, 15 Juni 2026 - 12:06 WIB

Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggaran Rp 10,3 Triliun Tahun 2027, Sebagian Besar untuk Pembangunan dan Rehabilitasi Fasilitas Peradilan

Senin, 15 Juni 2026 - 11:46 WIB

Presiden Prabowo Panggil Menteri Kabinet, Terima Laporan Hasil Kunjungan Kerja Luar Negeri dan Perkembangan Investasi

Berita Terbaru