Maruli Siahaan Siap Perjuangkan Anggaran Siswa Miskin

Maruli Siahaan Siap Perjuangkan Anggaran Pendidikan Siswa Miskin
Kombes Pol (Purn) Dr. Maruli Siahaan, SH, MH.

Karena itu, kata Maruli, dirinya bertekad menjadi bacaleg melalui Partai Golkar, karena ingin berbuat sesuatu di DPR RI, di antaranya dalam hal mengurangi angka putus sekolah dari kalangan keluarga kurang mampu secara ekonomi.

Ia menuturkan, upaya membebaskan Sumut dari anak putus sekolah harus menjadi komitmen semua pihak termasuk orang tua siswa dan masyarakat, karena banyak pelaku kejahatan selama ini melibatkan kalangan remaja putus sekolah yang tergolong usia produktif dan di bawah umur.

“Tingginya pelaku kejahatan dari golongan masyarakat berpendidik rendah putus sekolah menggambarkan belum meratanya pendidikan dan lapangan pekerjaan sehingga melakukakan kejahatan menjadi pilihan mereka,” ujar Maruli.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan Ikhtisar Data Pendidikan 2022/2023 yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Sumut tercatat sebagai provinsi dengan angka putus SMA terbesar sebanyak 1.263 siswa, disusul Provinsi Sulawesi Selatan dengan angka sebanyak 924 siswa.

Dari 1.263 siswa yang berhenti sekolah, terdapat 418 siswa yang berhenti di kelas 10, kemudian 375 siswa yang berhenti di kelas 11, serta terdapat 470 siswa yang berhenti saat menduduki kelas 12. D|Red-04

Pos terkait