Maruli Siahaan Siap Perjuangkan Anggaran Siswa Miskin

Selasa, 27 Juni 2023 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kombes Pol (Purn) Dr. Maruli Siahaan, SH, MH.

Kombes Pol (Purn) Dr. Maruli Siahaan, SH, MH.

Medan-Mediadelegasi: Bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) DPR RI dari DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) untuk Pemilu 2024, Kombes Pol (purn) Maruli Siahaan, menyatakan siap memperjuangkan peningkatan anggaran pendidikan anak-anak dari keluarga miskin, terutama di daerah pemilihannya Sumut I.

“Jika terpilih menjadi anggota DPR RI, saya berkomitmen untuk menyuarakan kebutuhan pendidikan untuk para guru dan siswa dari keluarga kurang mampu mulai dari SD, SMP dan SMA sederajat,” katanya di Medan, Selasa (27/6).

Maruli Siahaan menyatakan hal tersebut ketika ditanya apa saja yang mendorong dirinya sehingga merasa terpanggil ingin maju sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut I yang meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Kota Tebing Tinggi.

Ditambahkannya, banyak anak dari keluarga miskin rentan terancam putus sekolah akibat kesulitan memenuhi kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran, meski pemerintah pusat maupun daerah secara bertahap terus berupaya menambah anggaran subsidi biaya pendidikan untuk sekolah negeri dan swasta.

BACA JUGA:  Komisi IV DPRD Medan Pertanyakan Anggaran Jalan ke Citraland

Jumlah kuota dan besaran nilai subsidi untuk mengakomodasi biaya pendidikan siswa dari keluarga miskin, menurut dia, sebaiknya tidak hanya diprioritaskan kepada sekolah negeri, tetapi juga kepada siswa miskin di sekolah swasta.

Sebab, ia memperkirakan hingga saat ini masih banyak anak usia sekolah dari keluarga miskin yang duduk di bangku sekolah swasta terancam putus sekolah atau potensial keluar dari bangku sekolah sebelum mengantongi ijazah.

Karena itu, kata Maruli, dirinya bertekad menjadi bacaleg melalui Partai Golkar, karena ingin berbuat sesuatu di DPR RI, di antaranya dalam hal mengurangi angka putus sekolah dari kalangan keluarga kurang mampu secara ekonomi.

Ia menuturkan, upaya membebaskan Sumut dari anak putus sekolah harus menjadi komitmen semua pihak termasuk orang tua siswa dan masyarakat, karena banyak pelaku kejahatan selama ini melibatkan kalangan remaja putus sekolah yang tergolong usia produktif dan di bawah umur.

BACA JUGA:  Siswa PAUD se Rejang Lebong Praktek Manasik Haji

“Tingginya pelaku kejahatan dari golongan masyarakat berpendidik rendah putus sekolah menggambarkan belum meratanya pendidikan dan lapangan pekerjaan sehingga melakukakan kejahatan menjadi pilihan mereka,” ujar Maruli.

Berdasarkan Ikhtisar Data Pendidikan 2022/2023 yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Sumut tercatat sebagai provinsi dengan angka putus SMA terbesar sebanyak 1.263 siswa, disusul Provinsi Sulawesi Selatan dengan angka sebanyak 924 siswa.

Dari 1.263 siswa yang berhenti sekolah, terdapat 418 siswa yang berhenti di kelas 10, kemudian 375 siswa yang berhenti di kelas 11, serta terdapat 470 siswa yang berhenti saat menduduki kelas 12. D|Red-04

Satu tanggapan untuk “Maruli Siahaan Siap Perjuangkan Anggaran Siswa Miskin”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Wali Kota Medan Rico Waas Tutup Mulut soal Fee 15% di Dinas Perkim, Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan
Mahasiswa JMI Unjuk Rasa di Medan, Desak Usut Dugaan Monopoli Proyek & Fee 18–25 Persen di Dinas Perkim
JPU Kejari Belawan Ajukan Banding, Pasal Putusan Korupsi Pengadaan Kapal Tak Sesuai Tuntutan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB