Kisaran-Mediadelegasi: Kematian seorang perempuan berinisial WH (30), warga Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, menyisakan sejumlah pertanyaan. Perempuan tersebut meninggal dunia setelah mengalami kejang-kejang dan tidak sadarkan diri saat berada di tempat hiburan malam (THM) di kawasan Kompleks Graha Kisaran, Senin dini hari, 12 Oktober 2026.
Dugaan konsumsi narkotika mencuat setelah korban dilaporkan mengalami kondisi kritis di lokasi hiburan malam. Namun, hingga kini, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil autopsi dan penyelidikan kepolisian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian, WH bersama seorang teman pria dan sejumlah rekannya menikmati hiburan musik di THM berinisial T sekitar pukul 00.00 WIB.
Sekitar pukul 04.00 WIB, setelah jam operasional tempat hiburan pertama berakhir, rombongan korban berpindah ke THM berinisial N yang juga berada di kawasan Kompleks Graha Kisaran.
Perpindahan lokasi tersebut menjadi bagian dari kronologi yang kini menyertai penyelidikan atas kematian WH. Sekitar satu jam setelah berada di tempat kedua, korban tiba-tiba mengalami kejang-kejang hingga tidak sadarkan diri.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bunda Mulia Kisaran untuk mendapatkan penanganan medis.
Seorang sumber yang mengetahui peristiwa itu menyebutkan bahwa korban diduga mengonsumsi ekstasi sebelum mengalami kondisi tersebut. Kendati demikian, informasi mengenai dugaan konsumsi narkotika itu belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak berwenang. Belum ada pula hasil pemeriksaan yang dapat memastikan hubungan antara dugaan tersebut dan kematian korban.
Pihak Rumah Sakit Bunda Mulia Kisaran membenarkan adanya pasien terkait peristiwa tersebut. Namun, staf rumah sakit yang ditemui di ruang instalasi gawat darurat (IGD) tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kondisi maupun penyebab kematian WH.
Terpisah, Kasat Narkoba Polres Asahan, AKP Gunawan Efendi, S.H., mengatakan jasad korban sedang menjalani autopsi. Sementara itu, penanganan perkara tersebut berada di bawah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Asahan.
“Masih ditangani Reskrim. Kalau memang ada (narkoba), nanti hasilnya akan disampaikan,” ujar Gunawan saat dikonfirmasi melalui telepon sekitar pukul 16.00 WIB.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa dugaan keterlibatan narkotika belum menjadi kesimpulan resmi penyidik. Hasil autopsi dan penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat menjelaskan penyebab kematian WH, termasuk apakah terdapat unsur konsumsi zat tertentu dalam peristiwa tersebut.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kematian WH masih belum diketahui. Dugaan konsumsi ekstasi, rangkaian perpindahan dari satu tempat hiburan malam ke tempat lainnya, serta kondisi korban sebelum dilarikan ke rumah sakit masih memerlukan penjelasan berdasarkan hasil pemeriksaan yang sah. D|Red
Dilansir dari rmol.id.
Penulis : Alx
Editor : Alan







