Ketum GP Ansor: “Sweeping” Rumah Perjudian di Kisaran Peristiwa Insidental

- Penulis

Rabu, 15 Januari 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua unit mesin judi dimusnahkan oleh gerakan pemuda Ansor Kabupaten Asahan di Jalan Imam Bonjol, Kisaran, pada  10 Januari. 2025 lalu.  Foto:  Trbn

Dua unit mesin judi dimusnahkan oleh gerakan pemuda Ansor Kabupaten Asahan di Jalan Imam Bonjol, Kisaran, pada 10 Januari. 2025 lalu. Foto: Trbn

Jakarta-Mediadelegasi:  Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Addin Jauharudin mengatakan aksi sweeping yang dilakukan anggotanya di sebuah rumah yang diduga lokasi perjudian di Jalan Imam Bonjol Kisaran, Kabupaten Asahan, baru-baru ini,  merupakan peristiwa insidental.

“Itu sebenarnya peristiwa insidental. Jadi awalnya sedang melakukan pawai karena banyak perjudian di tengah masyarakat. Cuma di tengah jalan ada insiden yang tiba-tiba satu dua teman keluar dari barisan,” ujar Addin kepada pers di Jakarta, Rabu (16/1).

Sebelumnya, aksi penyisiran yang dilakukan anggota GP Ansor viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tempat yang di-sweeping di Kota Kisaran pada 10 Januari 2025 itu diduga merupakan lokasi perjudian.

Kendati aksi tersebut insidental atau tidak rutin,  Addin tidak membenarkan langkah tersebut.

Peristiwa itu akan menjadi evaluasi bagi organisasi agar seluruh anggota GP Ansor agar tidak bertindak gegabah dalam menyikapi suatu hal.

“Ini juga menjadi kontrol kita, menjadi evaluasi, agar semuanya tidak gegabah melakukan tindakan,” ujar dia.

Ia juga memastikan bahwa GP Ansor tidak memberikan arahan apapun terhadap aksi sweeping tersebut.

“Tidak ada (arahan dari pusat),” kata dia.

Sementara itu, Ketua PBNU Ahmad Suaedy mengatakan bahwa aksi sweeping tidak dibenarkan.

Apabila ada masyarakat yang mendapat laporan terkait hal-hal yang meresahkan, maka hendaknya melapor ke aparat keamanan.

“Kalau memang itu benar (sweeping), ya, harus dikoreksi. Jadi kalau benar ada sweeping-sweeping, siapapun harus diingatkan bahwa harus kerja sama dengan polisi,” kata Ahmad Suaedy.

Sebelumnya, Ketua GP Ansor Kabupaten Asahan Fajar Ritonga mengaku bahwa gerakan ini dilakukan untuk memberitahu bahwa di Kabupaten Asahan masih banyak tempat-tempat perjudian.

Ditambahkannya,   upaya membersihkan praktik perjudian tersebut merupakan aksi spontanitas dan keresahan dari GP Ansor Asahan terhadap maraknya perjudian di  wilayah itu. D/Red

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KDRT Berujung Maut, Suami Aniaya Istri Hingga Tewas
Perlintasan Kereta Api Sebidang Asahan Memakan Korban
Jeritan Hati Ibu, Bobby Nasution Kawal Rudi Lawan Tumor
Tumor Gerogoti Rudi, Ibu Mohon Pertolongan Bobby Nasution
Polres Asahan Ungkap Kasus KDRT di Kisaran Timur, Suami Tega Seret, Tendang, dan Pukuli Istri Hingga Babak Belur
Dekranasda Sumut Dukung Pengrajin Lokal dengan Borong Songket Khas Asahan
Bupati Asahan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Asahan
KSAD Maruli Tutup TMMD ke-124 di Asahan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:16 WIB

KDRT Berujung Maut, Suami Aniaya Istri Hingga Tewas

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:48 WIB

Perlintasan Kereta Api Sebidang Asahan Memakan Korban

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:30 WIB

Jeritan Hati Ibu, Bobby Nasution Kawal Rudi Lawan Tumor

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:55 WIB

Tumor Gerogoti Rudi, Ibu Mohon Pertolongan Bobby Nasution

Kamis, 9 Oktober 2025 - 19:30 WIB

Polres Asahan Ungkap Kasus KDRT di Kisaran Timur, Suami Tega Seret, Tendang, dan Pukuli Istri Hingga Babak Belur

Berita Terbaru