PDI Perjuangan Karo Segera Bentuk Tim Pencari Fakta

Selasa, 7 Juni 2022 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: D|Ist

Foto: D|Ist

Karo-Mediadelegasi: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karo Drs Elias Purmaja Purba mengatakan akan segera membentuk Tim Pencari Fakta terkait dugaan kriminalisasi yang dilakukan oleh oknum aparat terhadap warga Desa Sukamaju, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo.

Ratusan masyarakat Desa Sukamaju, Senin kemarin, menyampaikan keluhan sekaligus meminta bantuan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karo, di Kabanjahe.

Ketua DPC PDI Perjuangan Karo, Drs Elias Purmaja Purba didampingi Iriani Br Tarigan, yang juga Ketua DPRD Kabupaten Karo serta struktur pengurus lainnya, menerima dan mendengarkan segala keluhan masyarakat Desa Sukamaju perihal Aksi Premanisme dan Sengketa Tanah yang terjadi di Puncak 2000 Siosar.

Mereka pun berjanji akan membantu menyelesaikan konflik masyarakat Desa Sukamaju dengan PT BUK. “Kita langsung membentuk Tim Pencari Fakta untuk memperjelas areal tersebut Kawasan Hutan Produksi atau tidak. Jika ternyata faktanya areal tersebut adalah Kawasan Hutan, tentunya PT BUK dan masyarakat sama-sama tidak boleh memiliki dan menguasai,” tegasnya.

BACA JUGA:  Balik Jeruji: Rutan Kabanjahe Buka Harapan Lewat Pendidikan

Menurut Maja Purba, kalaupun ada hak pengelolaan atas tanah di dalam Kawasan Hutan Produksi tersebut, tentunya harus terlebih dahulu mendapat persetujuan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

“Saya akan meminta agar Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara agar bertindak tegas. Jika areal tersebut memang benar kawasan hutan produksi milik negara, segera dibuat tapal batasnya, pasang plank kehutanan dan segera terbitkan surat dan umumkan bahwa di areal tersebut tidak atau belum ada hak siapapun,” katanya.

Sebaliknya, lanjut Maja, apabila PT BUK atau masyarakat Desa Sukamaju telah mengantongi surat ijin pengelolaan Kawasan Hutan Produksi tersebut juga segera diumumkan.

“Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara harus transparan dan mengambil sikap tegas. Jangan biarkan kisruh ini semakin berlarut-larut yang akhirnya menyebabkan sesama anak bangsa dan khususnya sesama suku Karo menjadi bentrok yang berkepanjangan seperti kejadian 17 Mei 2022 yang lalu,” tegas Maja Purba mengakhiri. D|Med-55

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atas Instruksi Wapres Gibran, Agnesia Korban Keracunan MBG Karo Dirujuk ke Jakarta
Zona Merah Sinabung Dipersempit, Warga Desa Kuta Tengah Mulai Dipulangkan
Gunung Sinabung Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 3.500 Meter
Barak Narkoba Kembali Digerebek, Polisi Temukan Ladang Ganja Tersembunyi di Perladangan Sukatendel
Kapolres Karo Hadiri Pesta Tahun Rumahrih, Polsek Barusjahe Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Kondusif
Bandel Beroperasi Lagi, Polres Karo Kembali Gerebek Barak Narkoba dan Judi di Sukatendel
Satresnarkoba Polres Karo Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Pinggir Jalan Kacaribu
KASAT LANTAS POLRES KARO BERIKAN SAMBUTAN DAN HIMBAUAN KESELAMATAN BERLALU LINTAS PADA KEGIATAN YAMAHA MAXI DAY 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:17 WIB

Atas Instruksi Wapres Gibran, Agnesia Korban Keracunan MBG Karo Dirujuk ke Jakarta

Senin, 7 September 2026 - 16:32 WIB

Zona Merah Sinabung Dipersempit, Warga Desa Kuta Tengah Mulai Dipulangkan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 3.500 Meter

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:13 WIB

Barak Narkoba Kembali Digerebek, Polisi Temukan Ladang Ganja Tersembunyi di Perladangan Sukatendel

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:09 WIB

Kapolres Karo Hadiri Pesta Tahun Rumahrih, Polsek Barusjahe Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Kondusif

Berita Terbaru

Foto: Dok. Mediadelegasi.

Kabupaten Deli Serdang

Belum Lupa Kasus Karo, Kini Dapur MBG Klambir Lima Dekat Kandang Ayam

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:08 WIB