Menurut Sulaiman, suasana religius yang tercipta selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa Ramadan bukan hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Ia berharap semangat kolaborasi yang tercermin dalam kegiatan tersebut dapat terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendukung berbagai program pembangunan di Sumatera Utara.
Sementara itu, Direktur Utama PPSU Ferry Indra dalam laporannya menyampaikan bahwa Pekan Ramadan Sumut 2026 berlangsung selama sembilan hari, mulai 7 hingga 15 Maret 2026.
Selama kegiatan tersebut berlangsung, sekitar 50 pelaku UMKM ikut berpartisipasi memeriahkan acara dengan membuka berbagai stan produk kuliner dan kebutuhan masyarakat.
Ferry juga menyebut jumlah pengunjung yang datang ke kawasan PRSU selama kegiatan berlangsung mencapai sekitar 5.000 orang. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut kegiatan yang memadukan unsur ekonomi, sosial, dan keagamaan tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menciptakan suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan lembaga keagamaan dalam membangun Sumatera Utara yang lebih maju dan sejahtera. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.









