“Penabalan nama Prof dr Harun Rasyid Lubis di ruangan Haemodialisis ini karena jasanya yang sangat luar biasa bukan hanya masyarakat Kota Medan tetapi mancanegara. Selain itu ruangan ini juga menjadi pusat pendidikan dan pelatihan Haemodialisis tenaga para medis dan dokter,” jelas dr Suryadi Panjaitan yang juga mengaku sebagai muridnya.
Sematkan Ulos
Suryadi Panjaitan menjelaskan ruangan Haemodialisis memiliki fasilitas yang lengkap dimana terdapat 54 mesin alat cuci darah. Dengan alat ini sudah cukup untuk melayani masyarakat yang akan cuci darah. Selain itu alat cuci darah juga terdapat di Ruangan ICU Covid-19, karena ada juga Pasien Covid-19 yang memerlukan pelayanan cuci darah tersebut. “Pasien cuci darah bertambah terus setiap harinya, Saat ini saja ada 130 orang pasien, rata – rata dicuci darah sebanyak 30 sampai 40 orang perharinya,” ujar dr Suryadi Panjaitan.
Selanjutnya dalam peresmian ruangan Haemodialisis tersebut Wakil Wali Kota Medan bersama Dirut RS dr Pirngadi Medan menyematkan kain ulos dan memberikan makanan khas Batak Otak Gurgur kepada istri Almarhum Prof dr Harun Rasyid Lubis sebagai ungkapan terima kasih. Selain itu juga Aulia Rachman juga meninjau ruangan Haemodialisis Prof dr Harun Rasyid Lubis. D|Med-82