Pemko Medan Abadikan Nama Prof dr Harun Rasyid Lubis

- Penulis

Kamis, 16 September 2021 - 00:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: D|Ist

Foto: D|Ist

“Apa yang sudah dilakukan beliau tentunya menjadi suatu pandangan bagi kita semua, kenapa beliau bisa mengimplementasikan ilmunya dan menyelamatkan jutaan jiwa manusia melalui alat cuci darah,” kata Wakil Wali Kota.

Motivasi Seluruh Dokter

Aulia Rachman menambahkan, Kota Medan cukup bangga memiliki sosok seorang ayah Prof dr Harun Rasyid Lubis. Untuk itu ke depannya diharapkan ada muncul tunas- tunas baru yang memiliki keselamatan jiwa manusia seperti beliau. Artinya perjuangan beliau dapat menjadi motivasi bagi seluruh dokter khususnya di Kota Medan.

“Alhamdulillah, hari ini Pemko Medan memberikan penghargaan kepada Almarhum Prof dr Harun Rasyid Lubis dengan mencantumkan nama beliau pada ruangan Haemodialisis di RS dr Pirngadi Medan. Tentunya ini akan menjadi kenangan bagi kita semua atas perjuangan beliau. Apalagi ruangan Haemodialisis ini yang pertama di luar pulau Jawa,” ujar Aulia Rachman.

BACA JUGA:  Medan Kena Banjir Kiriman, Jam 4 Pagi Bobby Nasution Langsung Cek Lapangan

Selanjutnya Aulia Rachman meminta seluruh jajaran RS dr Pirngadi Medan agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat kota Medan. Sebab RS dr Pirngadi Medan merupakan ikon Kota Medan dan menjadi pusat pendidikan.

“Kami ingin rumah sakit ini berubah sehingga masyarakat yang menilai rumah sakit milik Pemko Medan ini “Angker” dalam hal pelayanan kesehatan yang tidak baik, berubah menjadi lebih baik. Pemko Medan akan dukung dan mensupport apa yang menjadi kendala. Sebab kami berharap RS dr Pirngadi Medan menjadi rumah sakit yang diperhitungkan di Kota Medan selain rumah sakit swasta,” Jelas Aulia Rachman.

Sementara itu, Dirut RS dr Pirngadi Medan dr Suryadi Panjaitan mengungkapkan bahwa ruangan Haemodialisis ini berdiri tahun 1977 dan diprakarsai oleh Prof dr Harun Rasyid Lubis. Peralatan alat cuci darah ini beliau bawa dari Belanda bersama Prof dr Sidabutar, dimana Prof dr Sidabutar mendirikan di Jakarta, Prof dr Harun Rasyid Lubis mendirikan ruangan Haemodialisis di Medan tepatnya di RS dr Pirngadi Medan.

BACA JUGA:  Sumut Bertekad Optimalkan PAD 2025 Lewat Inovasi Pajak Kendaraan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak
Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia
Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD
Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:18 WIB

Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut

Senin, 15 Juni 2026 - 14:48 WIB

Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:43 WIB

Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:53 WIB

Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru