Perusak Lingkungan di Kawasan Danau Toba Harus Ditindak Tegas

- Penulis

Minggu, 2 Maret 2025 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Dr. Victor Tinambunan.  Foto: dok-HKBP

Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Dr. Victor Tinambunan. Foto: dok-HKBP

Toba-Mediadelegasi: Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Dr. Victor Tinambunan, mengatakan  perusahaan perusak lingkungan di kawasan Danau Toba harus ditindak tegas sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku.

 

“Pelaku perusak lingkungan, termasuk di  kawasan Danau Toba  harus ditindak tegas karena dapat berdampak buruk pada kesehatan manusia dan lingkungan, ” katanya, saat memimpin ibadah dan doa di Gereja HKBP Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Minggu (1/3), seperti dilansir Mediadelegasi dari siaran pers Biro Informasi HKBP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ibadah ini dilaksanakan setelah melihat konflik yang terjadi antara warga Nagasaribu Desa Pohan Jae, Kabupaten Tapanuli Utara dengan perusahaan industri bubur kertas PT Toba Pulp Lestari (TPL) pada minggu lalu.

 

Konflik tersebut terjadi lantaran PT TPL memasang portal di tengah jalan masuk ke ladang masyarakat. Namun setelah video itu viral, TPL membuka portal itu dan membiarkan warga masuk.

BACA JUGA:  Dinkes Toba Sosialisasi Bahaya Narkoba di Silaen

 

Pimpinan tertinggi HKBP itu dalam khotbahnya bertajuk ‘Merawat Alam Tano Batak’, menyerukan pentingnya pengakuan dan perlindungan hak-hak hidup seluruh makhluk.

 

Pendeta Victor Tinambunan juga menekankan perlunya menjaga keseimbangan ekosistem dan memastikan keberlanjutan lingkungan hidup bagi generasi mendatang.

 

Ia mengungkapkan bahwa kerusakan lingkungan di kawasan Danau Toba terjadi akibat masifnya perambahan hutan.

 

Dengan demikian, banjir dan longsor kerap terjadi karena alam sudah rusak.

Victor Tinambunan meminta setiap pihak yang menikmati kerusakan alam supaya bertobat.

 

Menurutnya, mengambil keuntungan hingga menimbulkan kerusakan alam adalah keserakahan.

 

Sebagai pemimpin gereja, ia menyampaikan seruan kenabian bahwa alam harus dirawat.

 

“Bagi warga gereja yang menikmati kerusakan alam ini, kami dari gereja menyampaikan bertobatlah. Jangan gara-gara Anda menikmati kerusakan alam ini, maka Anda mempersoalkan bahwa gereja sudah melenceng dari tugasnya, ” ujar Ephorus.

BACA JUGA:  KMDT Gagas Gerakan Aksi Bersih Danau Toba

 

Lebih lanjut Ephorus menyatakan bahwa gereja-gereja HKBP  akan terus bergerak membangun jejaring dengan berbagai pihak bagaimana tanah Batak ini tetap lestari.

 

Hak-hak rakyat, katanya, harus dipulihkan dan semua masyarakat Batak boleh sejahtera di tanahnya sendiri.

 

“Upaya lanjutan adalah terus bergerak membangun jejaring dengan semua pihak sehingga tanah Batak tetap lestari. Hak – hak rakyat harus dipulihkan dan semua masyarakat boleh sejahtera di tanahnya sendiri, ” ujar mantan Sekjen HKBP ini. D/Red

 

Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Toba Gelar Christmas Season Meriah, Targetkan 25 Ribu Wisatawan dan 2 Ribu UMKM Terlibat
Pasokan Melimpah, Harga Daging Babi di Toba Turun Drastis!
Pemkab Toba Sosialisasikan Keterlibatan Tim Pendamping Keluarga dalam Program Makan Bergizi Gratis 2025
Korupsi Dana Desa, Kejari Toba Tegas: Kades Meranti Barat Jadi Tersangka dan Ditahan!
Bupati dan Wakil Bupati Toba Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Tani Bagi Masyarakat Toba
Bupati Toba Sampaikan Tiga Pesan Usai Menyerahkan SK PPPK Tahap II
Pemkab Toba dan KPK Gelar Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi IPKD–MCSP 2025
Wabup Toba Sampaikan Kondisi Ketapang di Toba Saat Rakor LTT

Berita Terkait

Jumat, 19 Desember 2025 - 14:54 WIB

Pemkab Toba Gelar Christmas Season Meriah, Targetkan 25 Ribu Wisatawan dan 2 Ribu UMKM Terlibat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:27 WIB

Pasokan Melimpah, Harga Daging Babi di Toba Turun Drastis!

Sabtu, 22 November 2025 - 09:16 WIB

Pemkab Toba Sosialisasikan Keterlibatan Tim Pendamping Keluarga dalam Program Makan Bergizi Gratis 2025

Jumat, 21 November 2025 - 14:25 WIB

Korupsi Dana Desa, Kejari Toba Tegas: Kades Meranti Barat Jadi Tersangka dan Ditahan!

Selasa, 18 November 2025 - 16:34 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Toba Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Tani Bagi Masyarakat Toba

Berita Terbaru