Medan-Mediadelegasi: Sejumlah atlet peserta luar negeri mulai berdatangan di Medan, menjelang Kejuaraan Dunia Pencak Silat Indonesia Open, 4-10 Agustus 2025.
Informasi yang dihimpun Mediadelegasi Medan, Minggu (3/8), sejumlah negara telah mengirim kontingen pesilatnya, antara lain Singapura dan Myanmar.
Event pencak silat internasional atau 3rd International Pencak Silat Indonesia Open 2025 akan berlangsung di Gedung Serbaguna Sumut Jalan Pancing Medan.
Ketua Panitia 3rd International Pencak Silat Indonesia Open 2025, Johny Marpaung mengatakan seluruh persiapan telah selesai dikerjakan pada Minggu pagi.
“Segala aspek teknis dan logistik dipastikan rampung sehari sebelum kejuaraan dimulai, termasuk manajemen lalu lintas dan penempatan atlet asing,” ujarnya.
Kehadiran para atlet mancanegara, lanjut dia, menjadikan ajang ini salah satu kejuaraan pencak silat paling bergengsi menjelang rencana pencak silat masuk ke panggung Olimpiade.
Pihaknya berharap kejuaraan pencak silat dunia yang baru pertama kali digelar di Sumut ini dapat terlaksana dengan baik.
Ribuan penonton berkesempatan menyaksikan pertandingan pencak silat internasional tersebut secara gratis.
Untuk menjamin keamanan selama gelaran berlangsung, 500 personel gabungan dari TNI, Polri, dan unsur pemerintah daerah telah dikerahkan.
Kejuaraan Dunia Pencak Silat tersebut mempertandingkan dua kategori utama, yaitu : tanding (sparring) dan seni (artistik).
Para pesilat akan bertarung di berbagai kelas dengan teknik-teknik khas yang menunjukkan keragaman dan kekayaan budaya pencak silat Indonesia.
Selain menyaksikan pertandingan seru, pengunjung juga disuguhkan pameran UKM lokal, kuliner tradisional, dan berbagai kegiatan budaya yang memeriahkan suasana. D|Red






