Proses Pemulangan Berjalan Lancar, 29.344 Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff. Foto: Ist.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) merilis perkembangan terbaru terkait proses pemulangan jemaah haji Indonesia pascaibadah di Tanah Suci. Hingga hari kelima pelaksanaan pemulangan pada Sabtu, 6 Juni 2026, tercatat sudah ada 75 kloter yang diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia. Jumlahnya mencapai 29.344 jemaah haji reguler, ditambah 300 petugas pendamping yang juga telah tiba kembali di tanah air.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menyampaikan data tersebut secara rinci dalam konferensi pers yang digelar pada hari yang sama. Ia menjelaskan bahwa secara keseluruhan, gabungan antara jemaah dan petugas yang sudah kembali ke Indonesia dalam lima hari terakhir ini berjumlah 29.644 orang. Angka ini menjadi bukti bahwa aliran kepulangan berjalan terus menerus sesuai jadwal yang telah disusun sebelumnya.

“Hingga hari kelima masa pemulangan sebanyak 75 kloter telah diberangkatkan menuju Indonesia dengan jumlah 29.344 jemaah dan 300 petugas sehingga total jumlah dan petugas yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 29.644 orang,” ungkap Maria Assegaff saat memberikan keterangan resmi kepada awak media, Sabtu (6/6/2026).

Dari jumlah kloter yang diberangkatkan tersebut, sebanyak 72 kloter dikonfirmasi sudah mendarat dan tiba di berbagai titik debarkasi atau pintu kedatangan yang tersebar di wilayah Indonesia. Rinciannya, terdapat 28.248 jemaah reguler dan 288 petugas yang sudah berkumpul kembali bersama keluarga di kampung halaman setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji tahun ini.

BACA JUGA:  Banding Yoki Firnandi dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah

Selain jemaah haji reguler, Kemenhaj juga mencatat perkembangan pemulangan bagi jemaah jalur khusus. Hingga laporan dirilis, tercatat sudah ada 8.579 orang yang kembali ke Indonesia melalui jalur ini. Angka tersebut terdiri dari 8.190 jemaah haji khusus yang menunaikan ibadah dengan layanan tambahan, serta didampingi oleh 389 petugas yang bertugas memastikan pelayanan berjalan baik selama di Arab Saudi.

Maria menegaskan bahwa angka-angka yang disampaikan tersebut menjadi indikator jelas bahwa seluruh rangkaian proses pemulangan berjalan sesuai rencana induk yang telah disusun matang jauh-jauh hari. Keberhasilan ini, menurutnya, tidak lepas dari kerja sama yang sangat erat dan koordinasi intensif antara pemerintah Indonesia dengan berbagai pihak terkait.

Koordinasi tersebut meliputi hubungan diplomatik dengan otoritas Arab Saudi, kerja sama teknis dengan pihak maskapai penerbangan mitra, serta sinergi seluruh unsur pelayanan haji yang bertugas di lapangan, baik yang berada di Mekkah, Madinah, maupun di bandar udara. Semua pihak bekerja sekuat tenaga agar kepulangan jemaah aman, lancar, dan tertib.

BACA JUGA:  Hadir Sidang Kasus Nadiem Makarim, Rocky Gerung: Saya Cek Nalar Hukumnya Bersih atau Ada 'Karat Politik'

Meski secara umum berjalan baik, Maria juga mengakui adanya kendala teknis yang tak terhindarkan. Masih terdapat sejumlah jadwal penerbangan yang harus mengalami penyesuaian atau sedikit keterlambatan. Kondisi ini merupakan dampak logis dari tingginya intensitas aktivitas penerbangan di masa puncak kepulangan jemaah haji yang datang dari berbagai negara di dunia.

Selain itu, kepadatan arus penumpang di terminal khusus haji Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, serta adanya penyesuaian operasional yang ditetapkan otoritas bandara setempat demi menjamin keselamatan dan kelancaran, turut memengaruhi waktu keberangkatan. Menanggapi hal ini, Maria mewakili Kemenhaj menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh jemaah dan keluarga yang menunggu di tanah air atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan.

Di akhir keterangannya, Maria menegaskan komitmen penuh pihaknya. Kemenhaj bersama seluruh pemangku kepentingan terkait terus bergerak melakukan percepatan, koordinasi aktif, serta langkah mitigasi di lapangan agar sisa proses pemulangan berlangsung semakin efisien. Segala upaya dilakukan dengan ketat tanpa mengurangi standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan jemaah sebagai prioritas utama pelayanan negara. D|Red.

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang
Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura
KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit
Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran
PDIP Bantah Operasi Politik Ijazah Jokowi: Pembuktian Cukup Tunjukkan Dokumen Asli
KMP Batu Mandi Terbakar di Merak: ASDP Ungkap Kronologi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tersangka Blackout Batam-Bintan Ditangkap: 4 Petugas PLN dan 1 Kontraktor Jadi Tersangka
Demo di Tugu Tani: Aliansi Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan, dari Karhutla hingga Biaya Pendidikan
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:34 WIB

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:10 WIB

KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:03 WIB

KMP Batu Mandi Terbakar di Merak: ASDP Ungkap Kronologi dan Sampaikan Permohonan Maaf

Berita Terbaru