Rekor Jarak Tempuh, Mercedes-Benz EQS Tembus 1.205 Km Sekali Cas Berkat Baterai Solid-State

Mercedes Benz EQS 2025. (Foto : Ist.)

Penggunaan elektrolit padat ini membuat baterai menjadi lebih aman dan memungkinkan pemakaian anoda lithium metal. Kombinasi ini menghasilkan peningkatan kepadatan energi serta efisiensi daya yang melonjak hingga 25%.

Selain itu, baterai solid-state ini memanfaatkan pendinginan pasif dengan mengandalkan aliran udara alami. Sistem ini jauh lebih hemat energi dibandingkan sistem pendinginan cairan yang umum ditemukan pada mobil listrik konvensional.

Kapan Teknologi Ini Siap Dinikmati Konsumen?

Uji coba jarak jauh ini adalah bagian dari program validasi ekstensif yang dilakukan Mercedes-Benz untuk mempercepat proses menuju produksi massal baterai solid-state. Raksasa otomotif asal Jerman ini menargetkan teknologi ini bisa mulai diproduksi pada akhir dekade ini.

Meskipun belum ada informasi mengenai harga, dapat dipastikan bahwa model EQS yang dilengkapi dengan baterai solid-state akan menjadi salah satu mobil listrik dengan jangkauan terpanjang dan paling efisien di kelasnya.

Markus Schäfer, Chief Technology Officer Mercedes-Benz, menyebut pencapaian ini sebagai sebuah “gamechanger” yang akan membawa tingkat kenyamanan dan jangkauan baru bagi konsumen di masa depan, menandai lompatan besar dalam industri kendaraan listrik global. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Pos terkait