Batubara – Mediadelegasi: Sosok Sang pejuang Dhuafa Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH MH mengunjungi Ibu Heni yang memiliki 3 anak dimana dua mengalami cacat tubuh dan satu keterbelakangan mental serta satu orang cucu yang sudah yatim-piatu.
Pejuang dhuafa itu merasa sedih melihat kehidupan Ibu Heni yang mengalami kesusahan.
Ibu Heni harus berjuang hidup seorang diri ketika suami dan anak tertuanya meninggal dunia. Dia menjual sapu lidi dibantu anaknya yang saat ini mengalami cacat fisik dan keterbelakangan mental.
Hasil Rp20 ribu perhari, dia syukuri selama 10 tahun belakangan ini, dan membiayai seorang cucunya yang masih duduk di bangku kuliah.
Kapolres juga mengajak Kartini KSJ Wan Azimah SH yang juga ketua Kumpulan pemuda Rumah Edukasi dan Informasi untuk melakukan kunjungan ke rumah ibu Heni beserta anaknya.
Dengan berbekal kursi roda dan juga sembako, Kapolres Batubara AKBP Ikhwan SH MH mengatakan akan membantu Ibu Heni dan membahagiakan anak-anaknya.
“Saya sudah mengutus Kartini KSJ untuk selalu pantau kehidupan keluarga ini, apabila mereka kekurangan segera bantu dan kirimkan sebako untuk mereka, dan saya juga salut kepada cucunya yang bisa belajar sampai saat ini duduk di pendidikan mahasiswa dengan jurusan bahasa Inggris , dan nanti nya saya juga akan bantu biaya penyusunan skripsinya serta saya anjurkan kepada Ketua rumah Edukasi dan Informasi untuk bergabung di KSJ,” katanya.
Selain keluarga ibu Heni, masyarakat sekitar juga mendapatkan sembako serta sirup kenang-kenangan dari Kapolres Batubara: Az






