Sementara, Reza Setiawan, S.Si., M.T. perwakilan SEAMEO dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat kolaborasi lintas lembaga di kawasan Asia Tenggara.
“Kami berharap kerja sama ini dapat terus ditindaklanjuti melalui berbagai program pelatihan dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah, serta memperkuat jejaring pendidikan di tingkat regional,” ujar Reza Setiawan, S.Si., M.T.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, SEAMEO melalui tujuh center-nya akan mengadakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi 280 tenaga pendidik dan kependidikan dari jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP di Kabupaten Toba.
Kegiatan pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Oktober 2025, dengan fokus pada peningkatan kompetensi guru, penguatan kurikulum, serta penerapan teknologi dan inovasi dalam proses pembelajaran.
“Kami percaya, melalui kerja sama ini, Toba akan semakin maju dalam bidang pendidikan dan mampu mencetak generasi muda yang berkarakter, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global,” ujar Reza Setiawan, S.Si., M.T. menutup sambutannya.
Dengan adanya kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap akan terwujud pendidikan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Toba Mantap 2029.
Tujuh pusat (center) SEAMEO yang hadir dalam kegiatan ini adalah SEAMEO QITEP in Science – Reza Setiawan, S.Si., M.T. (Direktur), SEAMEO RECFON – Dr. dr. Herqutanto, MPH., MARS (Direktur), SEAMEO CECCEP – Suhendri, Ph.D (Deputi Direktur Administrasi), SEAMEO BIOTROP – Dr. Elis Rosdiawati, M.Pd (Deputi Direktur Administrasi), SEAMEO QITEP in Mathematics – Dr. Sri Wulandari Danoebroto, M.Pd (Direktur), SEAMEO QITEP in Language – Dr. Brian Arieska Pranata (Direktur), SEAMEO SEAMOLEC – Cahya Kusuma Ratih (Direktur).|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
j






