“Kami memastikan akan membagikan seluruh bantuan sosial dan semuanya harus dapat dan bila ada yang belum dapat agar melapor kepada Pemerintah Desa,” tegas Bupati Samosir.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tetap bertani di ladang/sawah karena akan disinari matahari, bergerak, dan melakukan penjarakan fisik pada saat bekerja sehingga mereka dapat produktif selama pandemi.
Dengan pendekatan dialogis, Kapoldasu, Martuani Sormin tanya jawab interaktif dengan masyarakat pada kegiatan bakti sosial tersebut. Dia menceritakan perjalanan hidupnya dari desa hingga menjadi perwira bintang dua berkat doa ibundanya tercinta.
Dia juga mengisahkan Samosir merupakan kebanggan perjalanan hidup orang Batak. “Saya tetap meringankan langkah bila diundang ke Samosir,” ungkap Martuani.
Dalam arahannya, Kapoldasu juga menekankan pentingnya nasihat tidak cukup hanya kata-kata tetapi memerlukan cambuk dan rotan dalam mendidik sumber daya manusia dengan mengutip Firman Tuhan dari Kitab Mazmur.
Dia berharap agar Samosir menciptakan sumber daya manusia yang hebat di masa yang akan datang.
Selesai kata sambutannya, Kapoldasu, Bupati Samosir, Kapolres, Dandim, dan Kajari menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat penerima secara simbolis dan melakukan penanaman bibit jagung di lokasi yang sudah disiapkan. D|Med-24|rel