Medan-Mediadelegasi:Perayaan Natal Perdana Rumah Kolaborasi Bobby Nasution (RKBN) yang awalnya dijadwalkan pada Jumat, 5 Desember 2025, di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), telah diundur menjadi Kamis, 11 Desember 2025.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan sekitarnya.
Ketua Panitia Natal RKBN, Ir. Mandalasah Turnip, SH, menjelaskan bahwa keputusan untuk mengundur perayaan Natal ini diambil setelah mempertimbangkan situasi dan kondisi yang sedang terjadi di Sumatera Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak ingin perayaan Natal ini menjadi kurang khidmat dan tidak fokus karena banyak saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan sekitarnya,” ujarnya.(1/12)
Mandalasah Turnip juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana. “Mari kita doakan bersama agar mereka diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” katanya. Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Panitia, Meriandi Aritonang, S.E, yang menyatakan bahwa penundaan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap korban bencana.
“Mari kita doakan bersama agar mereka diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” katanya. Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Panitia, Meriandi Aritonang, S.E, yang menyatakan bahwa penundaan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap korban bencana.
“Ya, kami sangat memahami kondisi yang sedang terjadi, dan kami ingin menunjukkan bahwa kami peduli dengan saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Meriandi.
Bendahara Panitia, Mulahati Simarmata, juga menambahkan bahwa penundaan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa perayaan Natal dapat dilaksanakan dengan lancar dan khidmat.
Perayaan Natal RKBN yang diundur ini tetap akan dilaksanakan dengan khidmat dan meriah. Panitia telah menyiapkan berbagai acara dan kegiatan yang akan membuat perayaan Natal ini menjadi tidak terlupakan.
“Kami berharap dengan penundaan ini, kita dapat menunjukkan solidaritas dan empati kita terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Kami juga berharap perayaan Natal ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan kita,” tambah Mandalasah Turnip.D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.












