Kardinal Suharyo Kritik Perusakan Hutan Berizin: Legalitas Didapat dengan Cara Tidak Benar

Kamis, 25 Desember 2025 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kardinal Suharyo Kritik Perusakan Hutan. (Foto:Ist)

Kardinal Suharyo Kritik Perusakan Hutan. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, menyampaikan bahwa dunia adalah tempat hidup bersama yang harus dijaga, bukan justru merusak alam. Pesan ini disampaikan Kardinal Suharyo usai Misa Pontifikal yang berlangsung di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Kamis (25/12/2025).

“Kalau di suatu negara yang kuat, yang kaya merusak hutan, korbannya siapa? Korbannya saudara-saudara kita yang tidak mempunyai kuasa apapun untuk mencegah itu,” ucap Kardinal Suharyo.

Kardinal Suharyo berharap, momen Natal ini memberikan harapan besar agar pemimpin negara mampu menjalankan amanah dengan baik.

“Melalui semangat kelahiran juruselamat, Keuskupan Agung Jakarta berharap kepada para pemimpin yang memanggul mandat warga berdaulat untuk bekerja sebaik-baiknya mewujudkan kesejahteraan dan kebaikan bersama,” ucap dia.

BACA JUGA:  Seleksi Petugas Haji 2025 Tingkat Daerah Dibuka, Berikut Syarat dan Jadwal Tahapannya

Kardinal Suharyo mengatakan, apabila terjadi perusakan lingkungan yang diperoleh dari izin yang legal, maka legalitas itu didapatkan dengan cara yang tidak baik.

“Kalau misalnya nanti penegak hukum menengarai ini kerusakan hutan disebabkan karena alamnya memang begini, tetapi karena perusakan hutan yang legal. Meskipun buruk, legalitasnya diperoleh dengan cara yang tidak bagus,” kata dia.

Menurut dia, ekosistem dunia akan berubah jika penebangan hutan dilakukan dengan tujuan membangun tambang.

“Kalau hutan ditebang dan diganti dengan apapun lah, tambang kah apa. Itu kan artinya ekosistem dunia ini berubah,” tutur Kardinal Suharyo.

“Nah siapa yang menandatangani izin menebang hutan? Ketika izin itu diberikan, apakah dengan analisis lingkungan, analisis dampak dan sebagainya dilakukan apa enggak,” imbuh dia.

BACA JUGA:  Menko Pangan Angkat Bicara Soal Gula Rafinasi

Kardinal Suharyo mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan tidak hanya memikirkan keuntungan pribadi. Ia juga meminta para pemimpin untuk lebih bijaksana dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan lingkungan.

Pesan Natal Kardinal Suharyo ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga bumi dan mewariskan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru