Sungai Bahapal Meluap, Tanggul Jebol Dusun Parkubuan Tenggelam

Sungai Bahapal Meluap, Tanggul Jebol Dusun Parkubuan Tenggelam
Banjir kiriman mentok di Dusun Parkubuan. Alur Sungai Bahapal adalah sungai mati tanpa muara atau aliran ke sungai lain. Foto:D|batubara|ranto silalahi

Batubara-Mediadelegasi: Musim penghujan di hulu Sungai Bahapal Simalungun kerap berdampak bagi warga Dusun  Parkubuan, Desa Seibuah Keras, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Luapan Sungai Bahapal, Sabtu (5/9), nyaris menenggelamkan Dusun Parkubuan yang berlokasi di ujung atau hilir sungai. Bukan hanya menggenangi pemukiman, perladangan warga di kawasan ini juga menjadi lautan, ternak warga juga harus diselamatkan.

Terjangan Sungai Bahapal, juga turut menjebolkan tanggul selebar lima meter di bagian belakang perkampungan. Kedalaman banjir mencapai lebih kurang 1,5 meter membuat warga mengungsi ke pemukiman tetangga yang sedikit lebih tinggi. Mereka harus menyelamatkan barang-barang mereka.

Bacaan Lainnya

Kepala Dusun Parkabuan, Manahan Silalahi dan warga berinisiatif menutup tanggul yang jebol, dengan cara memasukkan alat berat beko, yang kebetulan diketahui alat berat tersebut sedang bekerja dilahan masarakat yang posisinya tidak jauh dari lokasi banjir.

Jika tanggul tersebut tidak segera ditutup, arus banjir sungai yang sangat deras bisa merobohkan salahsatu rumah warga yang sangat dekat dengan tanggul.

“Banjir seperti ini menjadi langganan, samapai kapan kampung kami ini bebas dari banjir,” celoteh warga kepada Mediadelegasi, yang meninjau langsung musibah banjir itu.

Warga merasa kampung mereka bagai anak tiri di Kecamatan Medangderas, Batubara ini. “Kami kerap mengalami musibbah seperti ini, namun tanpa perhatian dan sikap konkrit pemerintah mencarikan solusi,” kata mereka.

Pos terkait