Pegawai Pajak KPP Banjarmasin Kena OTT KPK

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) secara sudah menargetkan pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Rabu (4/2/2026). Foto: Ist.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) secara sudah menargetkan pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Rabu (4/2/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) secara sudah menargetkan pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Rabu (4/2/2026). OTT ini menjadi sorotan publik karena fokus KPK kini meluas ke instansi teknis, bukan hanya pejabat daerah.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi kabar OTT tersebut. “Benar di Kalsel,” ujarnya saat dikonfirmasi. Ia menegaskan bahwa operasi kali ini bukan menyasar kepala daerah melainkan pegawai pajak di Banjarmasin.

Meski OTT sudah berlangsung, Fitroh enggan membeberkan duduk perkara yang tengah diselidiki. Ia menyatakan bahwa tim KPK masih melakukan pendalaman kasus, termasuk menelusuri dugaan aliran dana yang tidak sesuai prosedur perpajakan. “Masih pendalaman,” katanya singkat.

Sumber internal KPK menyebut OTT dilakukan berdasarkan indikasi pungutan liar dan maladministrasi di lingkungan KPP Banjarmasin. Operasi senyap ini bertujuan menangkap pelaku dengan cepat tanpa menimbulkan keresahan publik.

BACA JUGA:  Eks Wali Kota Yogya Kena OTT KPK Terkait Suap

Pemeriksaan Pegawai Pajak KPP Banjarmasin

Beberapa pegawai KPP Banjarmasin telah dimintai keterangan secara tertutup. Dugaan awal menunjukkan adanya praktik korupsi dalam pengelolaan pajak yang dapat merugikan negara, meski jumlah orang yang diamankan belum diungkap resmi.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/pengepul-uang-pemerasan-di-tiap-kecamatan-pati-terbongkar/

Kasus ini dianggap penting karena KPK mulai menindak korupsi di lembaga teknis pemerintah, termasuk instansi pajak yang kerap luput dari pengawasan. Langkah ini menunjukkan strategi baru KPK dalam memperluas fokus pemberantasan korupsi.

Publik berharap KPK menindaklanjuti OTT ini dengan transparan. Ahli hukum pidana menekankan bahwa operasi di instansi pajak harus hati-hati agar tidak mengganggu pelayanan publik tetapi tetap menegakkan hukum.

OTT KPK di Banjarmasin juga menjadi peringatan bagi pegawai pajak seluruh Indonesia. KPK menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap semua pihak yang terlibat dalam praktik korupsi, tanpa pandang bulu.

BACA JUGA:  KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina, Kerugian Negara Capai Rp649 Miliar Lebih

Pihak KPK belum merilis barang bukti yang disita, tetapi dari pengalaman kasus OTT sebelumnya, lembaga antikorupsi memastikan semua bukti langsung diamankan untuk memperkuat proses hukum di pengadilan.

Kasus OTT KPK di Kalimantan Selatan ini menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa lembaga antikorupsi tidak hanya menargetkan pejabat politik, tetapi juga instansi teknis yang memiliki risiko praktik korupsi tinggi. D|Red.

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas: Korban Tewas Gempa M 7,7 NTT Capai 70 Orang, 132 Luka-Luka
BEM UI Dihadang Polisi di Jalan Sudirman, Massa Sampaikan Orasi dari Mobil Komando
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.095 Triliun per Kuartal II-2026, Struktur Dinilai Tetap Sehat
Puluhan Bus PO Sinar Jaya Terbakar di Cikarang Barat, Api Merembet Karena Parkir Terlalu Rapat
DPR Resmi Setujui Nuzran Joher Jadi Ketua Ombudsman RI Gantikan Hery Susanto
Yaqut Cholil Qoumas Hadapi Sidang Perlawanan Meski Kurang Sehat, Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar
Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Bawa Flare & Bahan Bom Molotov Jelang Demo BEM UI di Bundaran HI
Kemnaker: Semangat HUT ke-81 RI Dorong Penguatan SDM dan Perluasan Kesempatan Kerja
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Basarnas: Korban Tewas Gempa M 7,7 NTT Capai 70 Orang, 132 Luka-Luka

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:42 WIB

BEM UI Dihadang Polisi di Jalan Sudirman, Massa Sampaikan Orasi dari Mobil Komando

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.095 Triliun per Kuartal II-2026, Struktur Dinilai Tetap Sehat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Puluhan Bus PO Sinar Jaya Terbakar di Cikarang Barat, Api Merembet Karena Parkir Terlalu Rapat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Yaqut Cholil Qoumas Hadapi Sidang Perlawanan Meski Kurang Sehat, Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB