Dirinya juga menerangkan, ia sudah melayangkan surat ke Kantor Gubernur Sumatra Utara dan menjelaskan semua kronologis permainan mafia tanah yang menyerobot lahannya.
Lalu, secara pribadi ia juga sedang menyiapkan surat dan melayangkannya ke Presiden Jokowi di Istana Negara, sebab ia yakin dan berharap Presiden Jokowi masih mendengar masyarakat kecil.
“Intinya, saya hanya berharap keadilan dan tolonglah kami bapak Jaksa, tanah yang sudah kami miliki, sejak turun temurun dan sebahagian sudah memiliki sertifikat masih bisa dikuasai para mafia mafia tanah,” tambahnya.
Sambil menyeka keringatnya, ia mengaku akan terus mempertahankan tanah yang sudah jelas kepemilikanya dan akan berjuang terus untuk mempertahankan tanah leluhurnya.
Oleh karena itu, ia hanya berharap Kejaksaan segera menyidangkan perkaranya sebab dikuatirkan jika tidak, akan menciptakan pertikaian antara sesama masyarakat dan bisa berujung konflik berdarah.
Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Kasi Penkum Kejatisu), Yos Gernold Tarigan saat dikonfirmasi menyampaikan segera mencek posisi perkaranya. D|Med-FZ