Medan-Mediadelegasi: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta satuan tugas desk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap siaga hingga Agustus 2025, seiring dengan masih berlangsungnya puncak musim kemarau di sejumlah wilayah, Termasuk Sumatera Utara (Sumut).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi yang dihimpun Mediadelegasi, terkait fenomena alam itu, pihak BMKG meminta pemerintah hingga masyarakat antisipatif dalam menghadapi dampak musim kemarau.
Berdasarkan data Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I, suhu udara Kota Medan, Senin (28/7), misalnya, diprediksi mencapai 35 derajat celcius hari ini.
Kepala BBMKG Wilayah I Hendro Nugroho, mengungkapkan bahwa awan tidak dapat menutupi di Kota Medan dan sekitarnya sehingga sulit membentuk hujan.
“Sumut saat ini sedang memasuki puncak kemarau. Untuk di Medan, beberapa hari ini memang panas sampai 37-38 derajat celcius,ini disebabkan karena langit Medan bersih dari tutupan awan,” kata Hendro.
Terkait hal ini, pihaknya meminta agar masyarakat dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan, antisipasi untuk menghindari dehidrasi dan juga hindari aktivitas pembakaran lahan.
“Kami imbau untuk tidak keluar rumah kalau tidak perlu, memakai sunblock, minum air putih, makan buah untuk mengurangi dehidrasi. Selain itu, jangan melakukan pembakaran lahan,”. tuturnya. D|Red












