Menteri PKP, Maruarar Sirait, meminta kepada seluruh kepala daerah untuk proaktif dalam mengusulkan validasi data Huntap. Ia menekankan pentingnya usulan lokasi riil agar pembangunan Huntap dapat segera direalisasikan.
Selain itu, daerah juga diminta untuk segera melaporkan jumlah data hunian masyarakat yang berada pada kategori rusak ringan, sedang, berat, hanyut, atau hilang akibat bencana banjir dan tanah longsor.
Pemerintah melalui APBN akan membangun hunian bagi para korban bencana. Selain itu, Yayasan Buddha Tsuzi dan Danantara juga akan membangun 15.000 unit hunian untuk tiga provinsi terdampak bencana, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Maruarar mengingatkan agar lokasi Huntap tidak terlalu jauh dari ekosistem yang penting bagi kehidupan masyarakat, seperti sekolah, rumah sakit, dan ladang sebagai tempat pencaharian. “Saya minta tolong daerah kaji hunian yang benar-benar siap,” pungkasnya.
Dengan adanya percepatan realisasi Huntap ini, diharapkan para korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak dan memulai kembali kehidupan mereka.D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.






