648 Unit Huntap Siap Dibangun untuk Korban Bencana di Sumut

Senin, 29 Desember 2025 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengikuti rapat melalui zoom meeting bersama Menteri Perumahan dan Pemukiman Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait Pembahasan Lanjutan Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) pascabencana  khususnya Wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Minggu (28/12/2025) . (Foto:Ist)

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengikuti rapat melalui zoom meeting bersama Menteri Perumahan dan Pemukiman Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait Pembahasan Lanjutan Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) pascabencana khususnya Wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Minggu (28/12/2025) . (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menunjukkan komitmennya dalam mempercepat realisasi hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayahnya. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk segera memulihkan kondisi kehidupan para korban bencana.

Hingga saat ini, sebanyak 648 unit Huntap telah memasuki tahap *groundbreaking*. Lokasi pembangunan Huntap tersebar di beberapa kabupaten/kota di Sumatera Utara, yaitu Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga.

Percepatan realisasi Huntap ini menjadi salah satu poin penting yang dibahas dalam rapat pembahasan lanjutan pembangunan Huntap di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rapat tersebut diselenggarakan secara daring pada Minggu malam (28/12/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Menteri PKP, Maruarar Sirait, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, Kepala BNBP Suharyanto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, serta kepala daerah yang wilayahnya terdampak bencana.

Gubernur Bobby Nasution mengikuti rapat secara daring dari Aula Tengku Rizal Nurdin (TRN), yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan. Dalam kesempatan tersebut, Bobby melaporkan perkembangan pembangunan Huntap di masing-masing lokasi.

BACA JUGA:  Fatimah, Gadis Kecil Penderita Gizi Buruk di Medan

Di Tapanuli Utara, lokasi Huntap berada di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting. Lahan yang disiapkan seluas 5 hektare, dengan jumlah Huntap sebanyak 103 unit. Pembangunan Huntap di lokasi ini diharapkan dapat segera memberikan tempat tinggal yang layak bagi para korban bencana di Tapanuli Utara.

Sementara itu, di Tapanuli Selatan, lokasi Huntap berada di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru. Lahan yang disiapkan seluas 61.942 meter persegi, dengan Huntap yang akan dibangun sebanyak 227 unit.

Untuk wilayah Tapanuli Tengah, lokasi Huntap berada di Lahan Asrama Haji Sitonong Bangun, Kecamatan Pinangsori. Luas lahan yang tersedia adalah 1,3 hektare, dengan jumlah Huntap sebanyak 118 unit.

Di Kota Sibolga, lokasi Huntap berada di Jalan Sudirman, Kelurahan Aek Porombunan, Kecamatan Sibolga Selatan. Lahan yang disiapkan seluas 5,1 hektare, dengan jumlah Huntap sebanyak 200 unit.

Selain 648 unit Huntap yang telah *groundbreaking*, Bobby juga menyampaikan rencana pembangunan Huntap selanjutnya sebanyak 343 unit. Lokasi pembangunan Huntap ini berada di Tapanuli Tengah (Kelurahan Tukka, Desa Lumut) sebanyak 86 unit, Tapanuli Selatan (Desa Tandihat) sebanyak 186 unit, serta Kabupaten Humbanghasundutan (Desa Panggunggurgan sebanyak 35 unit dan Desa Sampe Tua/Onan Ganjang sebanyak 36 unit).

BACA JUGA:  Dugaan Korupsi Pembangunan GKT Rp10,3 M, Mantan Rektor UINSU Ditahan

Menteri PKP, Maruarar Sirait, meminta kepada seluruh kepala daerah untuk proaktif dalam mengusulkan validasi data Huntap. Ia menekankan pentingnya usulan lokasi riil agar pembangunan Huntap dapat segera direalisasikan.

Selain itu, daerah juga diminta untuk segera melaporkan jumlah data hunian masyarakat yang berada pada kategori rusak ringan, sedang, berat, hanyut, atau hilang akibat bencana banjir dan tanah longsor.

Pemerintah melalui APBN akan membangun hunian bagi para korban bencana. Selain itu, Yayasan Buddha Tsuzi dan Danantara juga akan membangun 15.000 unit hunian untuk tiga provinsi terdampak bencana, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Maruarar mengingatkan agar lokasi Huntap tidak terlalu jauh dari ekosistem yang penting bagi kehidupan masyarakat, seperti sekolah, rumah sakit, dan ladang sebagai tempat pencaharian. “Saya minta tolong daerah kaji hunian yang benar-benar siap,” pungkasnya.

Dengan adanya percepatan realisasi Huntap ini, diharapkan para korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak dan memulai kembali kehidupan mereka.D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berebut Proyek LPJU Medan Ratusan M, Wali Kota dan Kadishub Belum Menjawab
Kontroversi Dian Cina, Isu Kendalikan Narkoba hingga Desakan ke Nusakambangan
Proyek LPJU Kota Medan Rp100 Miliar Lebih Disorot, Empat Kelompok Berebut Jadi Pemenang
LHKPN Jadi Tanda Tanya, Ini Rekam Jejak Kontroversi Kapolrestabes Medan
DPP Garda Kamtibmas Minta Dian Cina Dipindahkan ke Nusakambangan
Penunjukan Kadisdik Medan Disorot, Kasus BLUD Pirngadi Kembali Jadi Sorotan
Air Mata Ibu Pecah, Pelajar SMA Tewas Ditembak di Tengah Bentrokan Medan Labuhan
Mantan Kadis LH Tebing Tinggi Didakwa Korupsi BBM Bersubsidi Rp863 Juta
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:51 WIB

Berebut Proyek LPJU Medan Ratusan M, Wali Kota dan Kadishub Belum Menjawab

Senin, 27 Juli 2026 - 13:41 WIB

Kontroversi Dian Cina, Isu Kendalikan Narkoba hingga Desakan ke Nusakambangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:12 WIB

Proyek LPJU Kota Medan Rp100 Miliar Lebih Disorot, Empat Kelompok Berebut Jadi Pemenang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

LHKPN Jadi Tanda Tanya, Ini Rekam Jejak Kontroversi Kapolrestabes Medan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:46 WIB

DPP Garda Kamtibmas Minta Dian Cina Dipindahkan ke Nusakambangan

Berita Terbaru