Gubsu Lepas 70 Tenaga Kerja Kesehatan ke Jepang dan Arab Saudi

- Penulis

Selasa, 8 Desember 2020 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melepas 70 tenaga kerja kesehatan profesional untuk bekerja di Jepang dan Arab Saudi, Selasa (8/12/2020), di Aula Medistra, Jalan Sudirman Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Tenaga kerja ini merupakan lulusan dari Institut Kesehatan (Inkes) Medistra Lubuk Pakam dan Deli Husada Deli Tua.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melepas 70 tenaga kerja kesehatan profesional untuk bekerja di Jepang dan Arab Saudi, Selasa (8/12/2020), di Aula Medistra, Jalan Sudirman Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Tenaga kerja ini merupakan lulusan dari Institut Kesehatan (Inkes) Medistra Lubuk Pakam dan Deli Husada Deli Tua.

Medan–Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melepas 70 tenaga kerja kesehatan profesional untuk bekerja di Jepang dan Arab Saudi. Tenaga kerja ini merupakan lulusan dari Institut Kesehatan (Inkes) Medistra Lubuk Pakam dan Deli Husada Delitua.

Ke-70 tenaga kesehatan ini terdiri atas perawat, fisio terapi dan bidan, sebanyak 65 orang dilepas untuk bekerja di Jepang, sedangkan Lima orang untuk ke Arab Saudi. Edy mengatakan hal ini sesuai dengan visi Pemerintah Provinsi Sumut.

“Ini sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sumut. Kurang lebih ada Satu juta pengangguran di Sumut dengan jumlah penduduk sekitar 14 juta jiwa. Jadi, program pengiriman tenaga kerja ini sangat membantu visi misi pemerintah mengurangi pengangguran,” kata Edy Rahmayadi saat memberikan kata sambutan di Aula Medistra, Jalan Sudirman Nomor 38 Lubuk Pakam, Deli Serdang, Selasa (8/12).

Ada tiga hal penting yang ditekankan Edy Rahmayadi kepada para peserta yang baru saja lulus dari Inkes Medistra Lubuk Pakam dan Deli Husada Delitua yaitu loyalitas, esprit de corps (jiwa korsa) dan mampu bekerja sama. Loyalitas, menurut Edy Rahmayadi, loyal di tempat bekerja dan juga negara Jepang dan Arab Saudi. Sedangkan esprit de corps menurutnya tidak membuat malu almamater, Sumut dan Indonesia dan terakhir bisa bekerja sama dengan baik di sana.

BACA JUGA:  Medan Juara Umum STQH XVII Sumut 2021, Gubsu: Bukan Berarti Tugas Sudah Selesai

“Di Jepang dan Arab tentu sangat berbeda dengan di sini, tidak bisa kita bawa kebiasaan buruk kita di sini ke sana. Jepang, mereka sangat disiplin, hidup bersih, tertib, jauh dari kebiasaan kita. Jadi saya harapkan kalian semua menerapkan tiga hal tersebut,” kata Edy.

Pelepasan ke-70 tenaga kesehatan lulusan Inkes Medistra Lubuk Pakam dan Deli Husada Delitua dilakukan dengan cara tepung tawar.

Edy Rahmayadi menepung tawari beberapa peserta yang mengikuti program G to G (kerjasama antar pemerintah) dengan Jepang dan Arab Saudi sambil memberikan pesan-pesan kepada mereka. “Semoga tercapai cita-cita kalian. Pandai-pandai membawa diri dan jangan lupa Tanah Air, Sumut. Bawa ilmu kalian di sana untuk mengembangkan Sumut,” kata Edy Rahmayadi.

Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan mengatakan sangat bangga kepada para peserta yang mampu memenuhi standar tenaga kerja Jepang dan Arab Saudi.

“Saya selaku bupati sangat bangga dengan kalian semua. Dua negara ini memiliki standar yang tinggi untuk pekerja dan kalian bisa memenuhi itu. Semoga kalian bisa sukses di sana,” katanya.

Wakil Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang untuk Medan Takeshi Aoki mengatakan ini hanya bisa dicapai dengan kerja keras peserta, kerjasama stakeholder. Bahkan menurutnya saat ini lebih sulit, karena Jepang sendiri membatasi jumlah tenaga kerja yang masuk ke negaranya karena wabah Covid-19.

BACA JUGA:  Itak Pohul-pohul dan Rezeki Arsy, Kekuatan Mediadelegasi

“Karena Covid-19, pemberangkatan ini harus ditunda dan jumlahnya juga dikurangi. Jadi kita bersyukur rekan-rekan semua lulus seleksi dan inilah yang terbaik. Pesan kami untuk peserta, di Jepang tentu setiap RS dan daerah memiliki standar yang berbeda, jadi cepatlah belajar dan beradaptasi,” kata Aoki.

Ketua Yayasan Medistra Lubuk Pakam Johannes Sembiring mengatakan pengiriman tenaga kerja ini telah dilakukan sejak tahun 2008. Total hingga saat ini tenaga kerja dari Inkes Medistra dan Deli Husada Delitua sudah 425 orang.

“Ini merupakan program unggulan institut. Jadi lulusan kami tidak hanya bekerja di Sumut atau skala nasional, tetapi juga internasional. Kami sudah membulatkan tekad akan mengirim lebih banyak tenaga kerja ke luar negeri ke depannya,” kata Johannes.

Turut hadir pada acara pelepasan ini Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilayah satu Provinsi Sumut Ibnu Hajar, Kepala UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Syahrum, Rektor Inkes Medistra Lubuk Pakam dan OPD Pemprov Sumut.D|Med-GH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musda Golkar Sumut XI Dipastikan Kondusif, Kader Diminta Tetap Solid
Andar Amin Kantongi 30 Suara Jelang Musda Golkar Sumut
Kapolri: Polri Maksimalkan Bantuan untuk Aceh, Sumut, Sumbar yang Terdampak Bencana
Hari Ini Ops Zebra 2025 Digelar di sumut
Itak Pohul-pohul dan Rezeki Arsy, Kekuatan Mediadelegasi
Kadis LHK Sumut Diadukan ke Gubsu dan Inspektorat
Dua Menko Dorong TSTH2 di Humbahas jadi Pusat Inovasi Pangan
Kontroversi DPRD Sumut : Staf Ahli Berubah Jadi Pramu Ruang, Sekwan Bungkam
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:45 WIB

Musda Golkar Sumut XI Dipastikan Kondusif, Kader Diminta Tetap Solid

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:50 WIB

Andar Amin Kantongi 30 Suara Jelang Musda Golkar Sumut

Minggu, 30 November 2025 - 21:34 WIB

Kapolri: Polri Maksimalkan Bantuan untuk Aceh, Sumut, Sumbar yang Terdampak Bencana

Senin, 17 November 2025 - 08:38 WIB

Hari Ini Ops Zebra 2025 Digelar di sumut

Senin, 20 Oktober 2025 - 13:13 WIB

Itak Pohul-pohul dan Rezeki Arsy, Kekuatan Mediadelegasi

Berita Terbaru