YPPS Bantu Biaya Sekolah Empat Anak Pemulung

Sabtu, 6 November 2021 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua YPPS, Uba Pasaribu (kiri) berfoto bersama usai menyerahkan secara simbolik bantuan uang sekolah Daniel Parlindungan Situmorang (tiga dari kiri) yang diterima kedua orangtuanya yang bekerja sebagai pemulung di Jalan Karya VII, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. Foto: D|Ist

Ketua YPPS, Uba Pasaribu (kiri) berfoto bersama usai menyerahkan secara simbolik bantuan uang sekolah Daniel Parlindungan Situmorang (tiga dari kiri) yang diterima kedua orangtuanya yang bekerja sebagai pemulung di Jalan Karya VII, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera (YPPS) kembali membantu biaya sekolah empat orang anak dari keluarga pemulung untuk tahun ajaran baru 2021/2022 yang dimulai bulan Juli lalu.

Upaya itu dilakukan mengingat dampak pandemi Covid-19 makin mempersulit ekonomi kaum marjinal, terkhusus masyarakat pemulung. Pembiayaan sekolah anak pemulung itu pun berasal dari para donatur yang memercayakan bantuannya kepada YPPS untuk disalurkan.

Hal itu disampaikan Ketua YPPS, Uba Pasaribu kepada Mediadelegasi, Sabtu (6/11/2021). Menurutnya,  selama tahun 2021 ini ada sepuluh anak pemulung  yang akan dibantu, tetapi karena situasi pandemi membuat para donatur lain juga kesulitan dana sehingga donasi ditunda.

“Jadi untuk tahun 2021, hanya empat orang anak itulah yang bisa kita bantu uang  sekolahnya. Kemarin Jumat 05 Nov 2021 secara simbolik kita menyerahkan bantuan uang sekolah anak bernama Daniel Parlindungan Situmorang yang diterima kedua orangtuanya yang bekerja sebagai pemulung di Jalan Karya VII, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang,” kata Uba.

BACA JUGA:  Tak Punya Biaya Persalinan, Terus Diuber Pihak RSCM

Menurutnya, Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera ini lahir dan hadir untuk memerjuangkan nasib kaum marjinal yang hidup di bawah garis kemiskinan khususnya masalah sosial dan pendidikan.

“Hati ini serasa remuk redam jika melihat berbagai persoalan yang membelit keluarga pemulung yang sering tidak mendapat perhatian pemerintah. Bahkan banyak keluarga pemulung di daerah ini yang tidak mendapat bantuan-bantuan yang digulirkan pemerintah pusat,” kata Pasaribu.

Sebelum pandemi Covid-19, yayasan yang dipimpin Uba Pasaribu telah berhasil menyekolahkan sepuluh orang anak sampai tamat SMA sederajat. Hal itu dilakukan sesuai kemampuan yayasan yang juga mendapat sumbangan dari orang-orang berhati mulia terutama warganet yang memercayakan donasinya kepada Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera untuk disalurkan sesuai skala prioritas.

BACA JUGA:  Gelapkan Dana Talangan Miliaran, 2 Terdakwa Mantan Petinggi Bank Sampoerna Divonis 3 Tahun

“Saat kita menyerahkan bantuan uang sekolah anak pemulung kemarin, kita merasa prihatin karena ternyata masih banyak lagi keluarga yang hidup dalam keprihatinan dan  belum tersentuh program perlindungan sosial dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Mereka-mereka ini tidak tahu bagaimana caranya untuk mendapat bantuan itu. Di sinilah peran Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera selama ini banyak juga mendampingi masyarakat marjinal untuk memeroleh haknya sesuai UUD’45,” kata Uba Pasaribu. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru