Samosir-Mediadelegasi: Untuk mendukung peningkatan produksi hasil pertanian, Satuan kerja operasi dan pemeliharaan SDA Sumatera ll Balai wilayah sungai Sumatera ll Direktorat Jendral Sumber daya air Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, lakukan Sosialisasi program peningkatan tata guna Air Irigasi (P3-TGAI) tingkat balai di Kabupaten berlangsung pada, mKamis (14/4/2022) digelar di Aula Hotel Sauliana Aek Rangat Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir
Acara ini merupakan salah satu proses penyaluran bantuan sosial berupa pembangunan dan pemeliharaan irigasi kepada para petani di Kabupaten Samosir.
Dalam acara ini dihadiri oleh pihak PUTR Pemerintah kabupaten Samosir, pihak kepala desa dan Camat yang ikut menerima bantuan sossial tersebut.
Jinto Lumban Batu selaku Kepala satuan kerja Balai Wilayah Sungai Sumatera ll Propinsi Sumatera utara yang memimpim acara sosialisasi terebut, kepada sejumlah Wartaaan menjelaskan, tujuan dari sosialisasi itu.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, kemudian yang kita bangun disini adalah Jaringan irigasi, irigasinya, pemeliharaanya.
“Semua akan kita pelihara demi kepentingan masyarakat dan ini berfungsi untuk masyarakat yang berdomisili didalam desanya sendiri,” ujarnya.
Menurut penjelasan Jinto Lumban Batu, penerima Bansos ini ada 44 titik yang berada di empat Kecamatan yakni Kecamatan Harian boho, Sitiotio, Onanrunggu dan Kecamatan Palipi.
“Tindak lanjut kegiatan kita ini yang akan segera dikerjakan, kita hari ini sosialisasi kabupaten, selesai ini baru kita akan masuk ke musyawarah pertama dan kedua. Setelah itu nanti dibuat gambar lalu dihitung berapa anggaranya, kemudian diikat dengan kontar,” jelasnya.
Jinto Lumbanbatu mengatakan, bahwa usulan ini merupakan aspirasi yang ditampung oleh Jonni Allen Marbun, selaku putra daerah Samosir yang kini sebagai salah satu anggota DPR-RI di Komisi V.
“Ini aspirasi dari komisi V sebenarnya, tapi dasarnya dari desa yang mengusulkan lokasi lokasi yang mau kita bangun,” ungkapnya.
Dana pembangunan Irigasi ini cukup Fantastik, menurut keterangan Jinto Lumban Batu pertitik kegiatanya berbiaya kira kira Rp. 187 (Seratus delapan puluh juta rupiah). Untuk empat kecamatan yang mendapatkan bansos ini sebanyak 44 titik dan dikerjakan dengan cara Swakelola.(D|Sam-59)






