Medan-Mediadelegasi: Memperjuangkan berdirinya Provinsi Tapanuli (Protap) sebagai pemekaran Sumatera Utara murni untuk kepentingan sentuhan pembangunan di masyarakat.
“Sebagai putra daerah, kami memperjuangkan Protap murni untuk pembangunan masyarakat Tapanuli. Saya tidak ingin jadi Gubernur, bukan politisi, cukup bagi saya memomong delapan cucu,” ungkap St Edison Manurung SH MM, Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT), saat membuka Focus Group Discussion (FGD) secara virtual, Minggu (18/12).
BACA JUGA: Sekian Lama Mengendap, Protap Menguap
Dia berharap, dari FGD semoga dapat menghasilkan langkah konkret dengan arif dan bijaksana untuk pencapaian tujuan. “Momentum tahun politik, dengan rendah hati kita memohon kepada Presiden Jokowi merealisasikan cita-cita Protap,” katanya.
FGD dimoderatori Prof Dr Binari Manurung, Ketua DPW KMDT Provinsi Sumatera Utara itu juga menuai komentar dan pendapat dari JS Simatupang, Ketua Panitia Pembentukan Provinsi Tapanuli (PPPT).
JS Simatupang juga senada dengan Edison Manurung. Dia pun menyebutkan dirinya tak pernah berpikir menjadi aktor politik. “Saya juga tak berkeinginan menjadi aktor politik, saya cukup sebagai pesuruh politik,” cetusnya.
BACA JUGA: Songsong Protap, KMDT Gelar FGD 18 Desember 2022
Menurut JS Simatupang, pembentukan Protap tinggal meneruskan perjuangan. “Administrasi sudah lengkap, semoga menjadi mukjizat di tahun 2023 nanti,” harap JS Simatupang seraya menyebutkan langkah-langkah melalui etika, menyentuh hati pemerintah untuk Protap.