Komisi Kejaksaan RI dan UNIKA Santo Thomas Tandatangani MoU

- Penulis

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Katolik Santo Thomas Medan Prof Maidin Gultom menandatangani MoU kerja sama antara Komisi Kejaksaan RI dan UNIKA Santo Thomas di Medan, Selasa (28/5) Foto: ADHYAKSAdigital

Rektor Universitas Katolik Santo Thomas Medan Prof Maidin Gultom menandatangani MoU kerja sama antara Komisi Kejaksaan RI dan UNIKA Santo Thomas di Medan, Selasa (28/5) Foto: ADHYAKSAdigital

Medan-Mediadelegasi: Dalam upaya memperkuat integritas dan transparansi lembaga hukum di Indonesia, Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Katolik Santo Thomas (UNIKA) Medan, Selasa (28/5).

Acara yang digelar di aula Universitas Santo Thomas ini juga dirangkai dengan diskusi publik bertajuk “Peran Masyarakat Tumbuhkan Public Trust Kejaksaan”, dihadiri oleh akademisi, praktisi hukum, dan lebih dari 250 mahasiswa.

Anggota Komisi Kejaksaan RI, Dr. Heffinur, menjelaskan MoU tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang pendidikan hukum dan pengawasan terhadap kinerja kejaksaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain penandatanganan MoU, lanjut Heffinur, kegiatan ini juga dirangkai kuliah umum yang membahas tugas dan fungsi utama Komjak serta pentingnya pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Hari ini, kami melakukan beberapa kegiatan. Pagi tadi, kami menandatangani MoU dengan Universitas Katolik Santo Thomas. Kemudian, Ketua Komisi Kejaksaan Bapak Pujiyono Suwadi memberikan kuliah umum mengenai tugas dan fungsi Komjak, serta menyinggung isu tindak pidana korupsi, yang sangat relevan bagi para mahasiswa,” ujar Heffinur.

Setelah penandatanganan MoU, acara dilanjutkan dengan diskusi publik yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Rektor UNIKA Santo Thomas, Prof. Dr. Maidin Gultom.

BACA JUGA:  Soal Pidato Viral Gus Miftah, Ketua KNPI Medan Daffasya Sinik: Ucapan Toleransinya Menyatukan Indonesia

Dalam sambutannya, Prof. Maidin menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi hukum.

“Peran serta masyarakat dalam membangun kepercayaan publik terhadap kejaksaan sangatlah penting. Masyarakat dapat berperan aktif dengan memberikan informasi tentang dugaan tindak pidana, mengawasi proses hukum, memberikan kritik dan saran yang konstruktif, serta berpartisipasi dalam program edukasi hukum,” jelas Prof. Maidin.

Dr. Heffinur menambahkan bahwa peran Komjak sebagai pengawas eksternal sangat krusial dalam memastikan kinerja kejaksaan tetap transparan dan akuntabel. “Kami menyampaikan beberapa alamat pengaduan agar masyarakat dapat melaporkan berbagai masalah terkait kinerja kejaksaan. Kami berharap feedback dari masyarakat dapat membantu mengawasi kondisi kejaksaan di Sumatera Utara, sehingga kinerja kejaksaan dapat terus ditingkatkan,” tambahnya.

Asisten Pengawasan Kejati Sumut, Darmukit, SH, MH, menyambut baik kegiatan ini dan menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak untuk membangun kepercayaan publik. “Kehadiran Komjak yang langsung diketuai oleh Prof. Pujiyono Suwadi sangat membantu Kejati Sumut. Membangun public trust tidak bisa dilakukan sendiri; harus ada kerja sama dengan pihak eksternal seperti Komjak, media, lembaga pendidikan, dan tokoh masyarakat,” ujar Darmukit.

BACA JUGA:  Pj Gubernur Sumut Kunjungi Sakira Nayla Lubis yang Mengalami Cedera Tengkorak Kepala

Dalam penutupannya, Prof. Maidin berharap diskusi publik ini dapat menggali lebih dalam berbagai persoalan hukum yang ada, menemukan solusi bersama, dan memperkuat komitmen untuk menciptakan sistem hukum yang lebih baik di Indonesia.

“Melalui diskusi publik ini, kita berharap dapat menemukan solusi bersama dan memperkuat komitmen untuk menciptakan sistem hukum yang lebih baik. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk membangun kepercayaan publik yang kuat terhadap kejaksaan dan seluruh institusi hukum di negeri ini,” tutupnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Santo Thomas, Anton Tampubolon, S.H., beserta jajarannya, Prof. Dr. Elisabeth N. Butarbutar, S.H., M.Hum selaku Dekan Fakultas Hukum, Felix Sidabutar (CEO ADHYAKSAdigital), para wakil rektor, dekan, kaprodi, kepala lembaga di lingkungan UNIKA Santo Thomas, dan Ir. M Turnip, SH (Penasehat ADHYAKSAdigital)  serta ratusan mahasiswa yang antusias mengikuti jalannya acara.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan sinergi antara kejaksaan dan masyarakat semakin kuat, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi hukum, khususnya kejaksaan, dapat terus meningkat demi tegaknya keadilan dan kebenaran di Indonesia.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker PKP Sumatera II Terkait Dugaan Korupsi Rusun Rp64 Miliar
Rico Waas Apresiasi Kinerja Jajaran, Pemko Medan Borong Dua Penghargaan Nasional
Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan
Tekan Inflasi, Gubernur Bobby Kirim 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya
Sosok Kajati Sumut Baru Muhibuddin
Pejabat Eselon Medan Dilantik, Wali Kota Beri Ultimatum Kinerja
Bobby Nasution: PORWASU 2026 Jadi Wadah Strategis Perkuat Sinergi Pemerintah dan Pers
Sinergi Demokrat – Kejati: Harmoni Penegakan Hukum Sumut

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:58 WIB

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker PKP Sumatera II Terkait Dugaan Korupsi Rusun Rp64 Miliar

Senin, 27 April 2026 - 14:47 WIB

Rico Waas Apresiasi Kinerja Jajaran, Pemko Medan Borong Dua Penghargaan Nasional

Kamis, 23 April 2026 - 16:53 WIB

Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan

Kamis, 23 April 2026 - 16:01 WIB

Tekan Inflasi, Gubernur Bobby Kirim 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya

Selasa, 21 April 2026 - 18:22 WIB

Sosok Kajati Sumut Baru Muhibuddin

Berita Terbaru