Medan-Mediadelegasi: Pada Selasa, 7 April 2026, suasana di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) tampak berbeda dari biasanya. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Utara melakukan kunjungan resmi ke kantor yang terletak di Jalan Jenderal AH Nasution, Medan tersebut guna merajut sinergi Demokrat – Kejati Sumut. Pertemuan strategis ini berlangsung khidmat di Aula Cipta Kerta, lantai III gedung Kejati Sumut.
Sinergi Demokrat – Kejati Sumut: Fokus pada Penguatan Relasi dan Komunikasi Efektif
Agenda utama kunjungan ini adalah audiensi formal sekaligus silaturahmi kelembagaan guna mempererat hubungan antara partai politik dan institusi hukum. Kehadiran rombongan besar ini disambut langsung oleh jajaran pimpinan tinggi Kejati Sumut. Langkah ini dinilai sebagai terobosan komunikasi politik yang sangat positif di wilayah Sumatera Utara.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Muhammad Lokot Nasution, yang memperkuat sinergi Demokrat-Kejati Sumut melalui dialog konstruktif. Selain menjabat sebagai pimpinan partai di tingkat provinsi, Lokot juga merupakan anggota DPR-RI aktif dari fraksi Demokrat daerah pemilihan Sumatera Utara. Kehadirannya membawa bobot politis dan legislatif yang signifikan dalam pertemuan tersebut.
Tidak sendirian, Lokot didampingi oleh Sekretaris DPD Demokrat Sumut yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi. Jajaran pengurus inti lainnya turut hadir, termasuk para Ketua DPC Demokrat dari seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Hal ini menunjukkan kesolidan internal partai dalam membangun relasi eksternal.
Partisipasi perwakilan legislatif tingkat kabupaten dan kota juga terlihat dalam barisan rombongan. Bahkan, sejumlah kepala daerah atau utusan kepala daerah yang diusung oleh Partai Demokrat di Sumatera Utara ikut serta. Komposisi ini mencerminkan representasi lengkap kekuatan politik Demokrat di berbagai tingkatan pemerintahan daerah.
Kajati Sumut, Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum, menyambut hangat rombongan tersebut dengan penuh keterbukaan. Ia didampingi oleh Wakajati Sumut, Abdullah Noer Denny, SH., MH, beserta jajaran Asisten dan Kabag Tata Usaha. Pejabat eselon IV di lingkungan Kejati Sumut juga tampak hadir mengawal jalannya audiensi.
Baca Juga : https://mediadelegasi.id/kementerian-pekerjaan-umum-digeledah-diduga-terkait-korupsi/
Dalam sambutannya, Harli Siregar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Partai Demokrat. Ia menekankan bahwa kunjungan dari anggota DPR-RI dan pengurus partai merupakan kehormatan bagi institusi kejaksaan. Pengakuan terhadap peran Lokot Nasution sebagai wakil rakyat menjadi pembuka dialog yang sangat harmonis.
Sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada publik, Kajati Sumut memaparkan struktur organisasi lembaganya. Harli menjelaskan secara rinci mengenai pembagian tugas dan wewenang di lingkungan Kejati Sumut. Hal ini bertujuan agar para wakil rakyat memahami mekanisme kerja internal kejaksaan dengan lebih mendalam.
Tak hanya struktur, capaian kinerja Kejati Sumut juga dibeberkan di hadapan para pengurus partai. Harli menganggap penting untuk melaporkan progres penanganan perkara dan prestasi lembaga kepada elemen legislatif. Menurutnya, Demokrat adalah representasi suara masyarakat yang berhak mengetahui sejauh mana penegakan hukum berjalan.
Pemaparan data ini dilakukan agar masyarakat melalui partai politik mendapatkan informasi yang akurat dan jelas. Sinergi ini diharapkan dapat menghilangkan sekat informasi antara penegak hukum dan konstituen di lapangan. Kejaksaan ingin menunjukkan bahwa mereka bekerja secara terukur dan profesional demi kepentingan publik.
Lebih lanjut, Harli menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan wujud nyata sinergitas antara legislatif dan aparat penegak hukum. Kolaborasi ini bertujuan untuk membangun kondusivitas politik dan hukum di Sumatera Utara yang lebih stabil. Harapan besarnya adalah terciptanya iklim pembangunan yang sehat tanpa gangguan keamanan hukum.
Menutup pertemuan, Kajati menegaskan bahwa audiensi ini murni silaturahmi dan koordinasi, tanpa ada unsur intervensi hukum. Ia berkomitmen untuk terus menjaga integritas institusi meskipun menjalin komunikasi erat dengan lembaga politik. Pertemuan bersejarah ini pun berakhir dengan semangat bersama untuk mewujudkan penegakan hukum yang lebih bermartabat. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






