Jacob Ereste : Pilkada Serentak Tahun 2024 Akan Menjadi Penakar Demokrasi Warga Masyarakat Indonesia di Daerah

- Penulis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jacob Ereste :
*Pilkada Serentak Tahun 2024 Akan Menjadi Penakar Demokrasi Warga Masyarakat Indonesia di Daerah*

Jacob Ereste : *Pilkada Serentak Tahun 2024 Akan Menjadi Penakar Demokrasi Warga Masyarakat Indonesia di Daerah*

Banten-Mediadelegasi: Fenomena memborong partai dalam mengikuti Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) tahun 2024 terkesan telah menjadi trend baru untuk memenangkan kontestasi dengan hanya menyisakan sedikit partai yang kelimpungan membuat koalisi untuk memenuhi persyaratan mendaftarkan diri bagi seorang calon kandidat yang ingin ikut bertarung dalam pilihan kepala daerah. Gejala terbaru ini tentu saja menarik perhatian banyak orang yang juga banyak ragam bentuk analisanya mulai dari jumlah duit yang harus disediakan sebagai mahar atau konsesi dalam wujud jabatan untuk partai pendukung jika kelak calon yang dijadikan secara keroyokan beramai-ramai itu memenangkan pertarungan.

Lha, kalau sudah didukung sejumlah partai itu ternyata hasilnya nihil atau kalah, memang ceritanya bisa menjadi lain. Mulai dari kegaduhan dan tuding menuding dapat menguatkan masalah lain yang bisa saja tak kalah seru ketika menang dan hendak menyusun formasi jabatan yang telah menjadi kesepakatan sebagai konsesi bila kemenangan dalam Pilkada itu mulus diraih seperti yang telah disepakati sebelumnya.

Fenomena mendukung satu pasangan calon dengan bersama seabrek partai politik yang sepakat berkoalisi memang tidak gampang. Sebab kesepakatan bersama sejumlah partai politik mesti dibuat lebih pasti dan saling terbuka memberi jaminan untuk tidak mengecewakan pihak lain yang menjadi mitra untuk memenangkan Pilkada tersebut.

BACA JUGA:  Perampokan Sadis di Serang: IRT Tewas, Suami Luka Parah Dikat dalam Karung

Masalahnya kemudian yang lebih tersamar wujudnya dalam bentuk apa saja konsesi yang bisa diperoleh dalam dukung mendukung untuk memenangkan proses Pilkada Gubernur atau Bupati maupun Walikota yang berlangsung serentak di sejumlah daerah di Indonesia ini, sekiranya menang atau sebaliknya bila kalah.

Walhasil, ceritanya memang rumit dan ruet, apalagi harus tertulis diatas meterai yang sah, untuk menjaga agar tidak sampai menimbulkan sengketa kelak di kemudian hari yang bisa menimbulkan masalah baru antara partai yang ikut membuat kesepakatan bersama itu untuk memenangkan Pilkada. Sedangkan pada realitasnya justru kalah telak dalam melakukan pertarungan. Sementara kekalahan dalam pertarungan bisa saja tidak pernah diduga sebelumnya, termasuk akibat tersangka yang tidak pernah ada dalam perhitungan.

Pelaksanaan Pilkada serentak untuk sejumlah daerah tingkat I (gubernur) dan bupati serta walikota di seluruh Indonesia pada akhir tahun 2024 akan menjadi penakar kedewasaan dan kematangan berdemokrasi bagi warga masyarakat Indonesia hari ini dan untuk masa depan.

BACA JUGA:  Ramalan Zodiak Besok 9 April 2025, Capricorn, Leo, sagitarius

Tingkat kegaduhan dan persengketaan pun sangat mungkin masih akan mewarnai hingga harus berakhir di pengadilan. Maka itu, suasana harap-harap cemas menjadi semacam demam yang menjangkiti banyak orang yang terlibat langsung atau sekedar menjadi penonton yang cermat mengikuti tahapan Pilkada serentak yang baru pertama kali dilakukan oleh bangsa Indonesia pada Pilkada 2024.

Kecuali itu, dari Pilkada serentak tahun 2024 ini kelak mungkin bisa juga dilihat tingkat kedewasaan — atau lebih tepatnya kematangan dari warga masyarakat pada suatu daerah dalam melakukan demokrasi — hingga kelak dapat dijadikan penakar atau semacam penilaian terhadap budaya demokrasi yang berkualitas atau sebaliknya dari masing-masing daerah yang melaksanakan Pilkada Gubernur, Bupati atau Walikota. Dalam konteks ini tentu saja tidak lantas berarti semua harus mulus dan terlaksana secara sempurna. Sebab masing-masing daerah di Indonesia memiliki karakter budaya yang beragam corak warnanya. Karena itu, kelak pasti akan memberi daya tarik tersendiri dalam upaya membangun budaya demokrasi di Indonesia yang masih terus berupaya menemukan formatnya yang lebih baik dan lebih beradab.

 

Banten, 30 Agustus 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menhub Resmikan Stasiun Jatake Tanpa Dana APBN
BREAKING: KPK Gelar OTT di Banten, Amankan Penegak Hukum Berinisial RZ
Ramalan Zodiak Besok Selasa 14 Oktober 2025 Leo, Virgo, Libra, Scorpio
Ramalan Zodiak Besok Kamis 4 September 2025: Aries, Taurus, Gemini, dan Cancer
Perampokan Sadis di Serang: IRT Tewas, Suami Luka Parah Dikat dalam Karung
Ramalan Zodiak Besok, 19 April 2025: Taurus, Gemini, Libra, Leo
Ramalan Zodiak Besok 13 April 2025 Aries, Taurus, Gemini, Cancer
Ramalan Zodiak 10 April 2025: Pisces ,Sagitarius, Aquarius

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:01 WIB

Menhub Resmikan Stasiun Jatake Tanpa Dana APBN

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:05 WIB

BREAKING: KPK Gelar OTT di Banten, Amankan Penegak Hukum Berinisial RZ

Selasa, 14 Oktober 2025 - 00:01 WIB

Ramalan Zodiak Besok Selasa 14 Oktober 2025 Leo, Virgo, Libra, Scorpio

Rabu, 3 September 2025 - 14:08 WIB

Ramalan Zodiak Besok Kamis 4 September 2025: Aries, Taurus, Gemini, dan Cancer

Selasa, 3 Juni 2025 - 07:19 WIB

Perampokan Sadis di Serang: IRT Tewas, Suami Luka Parah Dikat dalam Karung

Berita Terbaru

Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu Utara melakukan pertemuan dan pengecekan langsung ke lokasi PT Kuala Intan Sawit Selatan (KISS) di Desa Damuli Kebun, Kecamatan Kualuh Selatan, Kamis (21/5/2026). Foto: GS

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, DLH Labura Beberkan Hasil Pemeriksaan PT KISS

Senin, 25 Mei 2026 - 11:35 WIB

Tersangka berinisial NM alias Nurintan Marpaung (33) diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu dalam Operasi Antik Toba 2026, Minggu (24/5/2026). Foto: GS

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Polsek Kualuh Hulu Tangkap Perempuan Pemilik 15 Butir Ekstasi dan Sabu di Labura

Senin, 25 Mei 2026 - 11:17 WIB