Bea Cukai dan Polri Ungkap Pabrik Narkoba di Bali, Selamatkan 1,49 Juta Jiwa

Selasa, 19 November 2024 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Delegasi – Sebagai bagian dari upaya mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam pemberantasan narkoba, operasi gabungan Bea Cukai dan Polri berhasil membongkar laboratorium narkotika jenis hashish, happy five, dan cartridge pod system di Uluwatu, Bali, pada November 2024.

Operasi ini melibatkan Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai, Bea Cukai Soekarno-Hatta, Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT, serta Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid) Bareskrim Polri.

“Kasus ini berawal dari pengungkapan distribusi narkotika jenis hashish di Yogyakarta pada September 2024. Berdasarkan penyelidikan, diketahui bahwa hashish tersebut diproduksi di Bali,” ujar Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa, Nirwala Dwi Heryanto, Selasa (19/11/2024).

Berdasarkan analisis pasca-penindakan kasus sebelumnya, tim gabungan memperketat pengawasan impor alat dan bahan kimia berisiko tinggi yang berpotensi digunakan dalam produksi narkotika. Sebelumnya, Bea Cukai dan Polri telah berhasil mengungkap lima laboratorium narkotika tersembunyi di Jakarta, Semarang, Canggu, Medan, dan Malang.

BACA JUGA:  Arab Saudi Revitalisasi Situs Bersejarah di Makkah dan Madinah

Dalam operasi kali ini, tim gabungan menemukan kiriman peralatan dan zat kimia asal Tiongkok melalui Bandara Soekarno-Hatta yang mengarah ke sebuah vila di Uluwatu, Bali, yang terindikasi sebagai laboratorium narkotika.

Empat Tersangka Diamankan

Tim gabungan mengamankan empat tersangka dan sejumlah barang bukti berupa:

  • Bahan jadi:
    • 18 kg hashish padat (180 batang) kemasan silver.
    • 12,9 kg hashish padat (253 batang) kemasan emas.
    • 35.000 butir pil happy five (0,2 gram per butir).
    • 18.210 butir pil happy five (0,4 gram per butir).
    • 765 cartridge berisi hashish cair.
  • Bahan mentah:
    • 102 kg bahan baku hashish bubuk (1.020 batang hashish).
    • 37 kg bahan baku happy five (1.110.000 butir).
    • 12 liter minyak ganja (6.000 cartridge).
    • 7 kg bubuk ganja dan 10 kg batang ganja kering untuk campuran hashish.
BACA JUGA:  Kementerian Pendidikan Siapkan 13 Sekolah Unggulan Garuda, Empat Mulai Beroperasi 2026

 

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), juncto Pasal 132 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara hingga 20 tahun serta denda hingga Rp10 miliar. Untuk pelanggaran psikotropika, mereka dijerat Pasal 59 ayat (2) UU No. 5 Tahun 1997 dengan ancaman serupa.

Pengungkapan laboratorium narkotika ini telah menyelamatkan 1,49 juta jiwa dari bahaya narkoba.
“Ini adalah komitmen kami untuk melindungi masyarakat dari narkotika melalui pencegahan masuknya barang terlarang ke Indonesia. Kami akan terus meningkatkan sinergi dengan Polri dan aparat hukum lainnya dalam upaya P4GN,” tutup Nirwala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru

Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah pemuda hilang di Desa Wek III, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Jumat (9/10/2026). Ditemukan hampir 2 minggu setelah hilang, dugaan sementara gantung diri. Foto: Ist.

Kabupaten Tapanuli Selatan

Hilang Hampir 2 Minggu, Pemuda Tapanuli Selatan Ditemukan Tewas di Kebun

Jumat, 9 Okt 2026 - 16:46 WIB