Ketika Tangki Merah Putih Merajai Penyeberangan Danau Toba

Senin, 13 Juli 2020 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanki BBM milik PT Pertamina ketika memasuki perut KMP Sumut II di Dermaga Simanindo. Foto:D|medan|nanda kr

Tanki BBM milik PT Pertamina ketika memasuki perut KMP Sumut II di Dermaga Simanindo. Foto:D|medan|nanda kr

Simanindo-Mediadelegasi: Meski Kabupaten Samosir telah memberlakukan New Normal kebiasaan baru, pintu masuk Dermaga Simanindo, Samosir masih tetap ketat dengan pelaksanaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Pantauan Mediadelegasi Rabu lalu, Aktivitas penyeberangan juga tergolong padat, terlebih jalur Dermaga Tigaras, Simalungun, Sumatera Utara ini merupakan jalur penyeberangan bagai anak mas untuk mobil tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik PT Pertamina ke Pulau Samosir.

Banyak calon penumpang membawa mobil harus mengerut dahi menyapu dada, ketika tangki penguasa jalur penyeberangan Danau Toba itu memasuki perut KMP Sumut II.

Meski telah antri berjam-jam, jangan harap mobil selain tangki merah putih beroda sepuluh itu diperbolehkan menyeberang bersama. Harus menunggu lebih kurang 120 menit untuk giliran penyeberangan periode berikutnya. Jika si Tangki lain mudah terbakar itu tiba di dermaga, tetap saja pihak dermaga menganakmaskannya untuk menyeberang terlebih dahulu.

Salah seorang calon penumpang KMP Sumut II bermarga Limbong mengaku sudah empat jam antri di Dermaga Tigaras Simalungun itu. “Ketika kami tiba, memang belum giliran untuk menaikkan mobil ke perut kapal. KMP Sumut II tidak terlalu besar hanya bermuatan 12 hinggan 13 mobil,” katanya.

BACA JUGA:  Musrenbang Samosir: Pembangunan SDM, Pemantapan Pariwisata & Pertanian

Lebih kurang satu jam menunggu, KMP Sumut II kembali nyandar di Dermaga Tigaras, tapi giliran belasan armada berikutnya ditunda menyeberang oleh pengelola dermaga, karena tiba-tiba tangki merah putih nyelonong ke moncong KMP Sumut II. “Tangki itu diprioritaskan menyeberang,” katanya.

Menurutnya, pihak Dinas Perhubungan di Kawasan Danau Toba perlu menambah armada penyeberangan, sehingga masyarakat pengguna trasportasi Danau Toba tidak harus mengantri terlalu lama menguras enerji dan biaya.

Pihak pengelola Dermaga Tigaras menjawab konfirmasi Mediadelegasi, terkait pelayanan yang menganakmaskan Tangki si Merah Putih itu mengakui, pihaknya wajib mendahulukan mobil tangki milik Pertamina dan dengan penyeberangan sejenis. “Kalau dua tangki mau menyeberang, ya mereka terlebih dahulu, tanpa bersamaan dengan mobil jenis lain,” kata penjaga loket distribusi Dermaga Tigaras, seraya mengatakan hal itu menjadi kontrak keselamatan dalam SOP penyeberangan.

Tidak Gunakan Masker

BACA JUGA:  Kronologi : Calon Jaksa Reynanda Primta Ginting Meninggal Dunia Saat Mengejar Tersangka Korupsi

Masa tempuh 40 menit meluncur di atas danau, KMP Sumut II tiba di Dermaga Simanindo. Pada tenda kecil yang rawan digulung angin terlihat sejumlah petugas. Penumpang yang baru tiba wajib mencuci tangan, chek suhu tubuh hingga menjalani proses pendataan kependudukan.

BACA JUGA: Petugas Covid Tangkap Tersangka Narkoba di Pelabuhan Simanindo

Proses pemeriksaan manusia masuk Dermaga Simanindo menghabiskan waktu berjam-jam. Petugas pendataan hanya satu orang. Yang lainnya, mulai dari petugas pemegang chek suhu tubuh, dan pengontrol penumpang jangan sampai ada yang lolos.

“Seharusnya tim di dermaga ini mampu melihat situasi, ketika penumpang banyak, harusnya dengan sigap menambah petugas pelayanan pendataan. Bukan membiarkan berdiri tanpa jaga jarak, hingga penumpang dengan penyeberangan berikutnya tiba,” celoteh penumpang di posko pemeriksaan Dermaga Simanindo itu.

Pemandangan kurang adil terlihat di sekitaran Dermaga Simanindo. Mereka yang mengaku masyarakat setempat ternyata ikut mengawasi kedatangan orang. Tapi sebagian besar warga itu tidak menggunakan masker. D|Red-02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan
Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang
Banjir Luapan Sungai Sikkam Rendam 150 Rumah di Simalungun, Lebih Parah dari Tahun 2017
Komitmen Brantas Narkoba, Polres Simalungun Berhasil Amankan Pria Asal Serdang Bedagai, Bawa 11 Paket Sabu dari Luar Daerah
Gerebek Rumah Diduga Tempat Transaksi Sabu, Polres Simalungun Amankan Pria Bertato Beserta Barang Bukti
PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding
Dramatis! Pengejaran Wanita Gembong Sabu di Sei Torop, Anggota Polsek Bosar Maligas Terluka Tertusuk Duri Sawit demi Berantas Narkoba
Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:52 WIB

Banjir Luapan Sungai Sikkam Rendam 150 Rumah di Simalungun, Lebih Parah dari Tahun 2017

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:01 WIB

Komitmen Brantas Narkoba, Polres Simalungun Berhasil Amankan Pria Asal Serdang Bedagai, Bawa 11 Paket Sabu dari Luar Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:55 WIB

Gerebek Rumah Diduga Tempat Transaksi Sabu, Polres Simalungun Amankan Pria Bertato Beserta Barang Bukti

Berita Terbaru